Protected: Say No to Negativeness

This content is password protected. To view it please enter your password below:

Advertisements

Curcol Again

Everything seems wrong now. Iya, semuanya. Harus pintar-pintar bersyukur aja biar ga kufur nikmat. Project masih gitu-gitu aja, babeh belum banyak solusi. Sementara gw merasa ga perlu ngerjain project sampai berdarah-darah. Kerjaan utama adalah belajar dan riset. Pengen publish jurnal segera terus bisa leha-leha. Ngarepnya leha-leha, tapi kayaknya impossible dah. Lagi broke financially karena banyak kebutuhan di Indonesia sana. Perlu segera jadi kaya biar bisa bantu keluarga lebih mudah. Utamanya bantuin orang terdekat dulu kan? Baru orang lain yang jauh di sana. Memastikan keluarga berkecukupan. Terus udah 3 hari ini kepala sering sakit sebelah. Apa penyebabnya ya? Serius sakit banget, ga tau kenapa. Jadi 2 hari lalu les berenang, di tengah proses berenang kepala mendadak sakit. Terus kemarin juga gitu, kepala mendadak sakit pas berenang. Jadi hari ini memutuskan ga berenang, eh pas showering malah sakit. Kayaknya aliran darah atau apa gitu yang bermasalah. Serem. Tapi mudah-mudahan ga kenapa-kenapa. Pas lagi capek-capeknya fisik dan mental gini, harusnya lebih banyak ngadu ke Yang Punya Kuasa dan baca Surat Cinta-Nya. Moga segara dikasih solusi. Aamiin.

Following Successful People

Gue orangnya emang bawel, suka ngomong kalau ketemu orang yang klop, dan diem ga jelas kalau ketemu dengan orang yang ga gitu suka atau insecure around them. Jadi pas dekat-dekat orang yang bisa gw ambil ilmunya, gw akan jadi orang super bawel nanya ini nanya itu. Nah, gw sekarang lagi ingat dengan salah seorang senior idola pas S1 dulu, namanya Kak Dewa. Beliau ini banyak jagonya. Panjang lebar kalau dijelasin. Intinya gw ingat kata-kata beliau dan apa yang beliau lakukan yaitu mencari pattern dari orang-orang sukses. Misal nih kalau mau jadi direktur Telkom, berapa lama waktu yang diperlukan, apa yang yang kira-kira diperlukan, sikap-sikap apa yang harus digali, dan lain sebagainya. Jadi emang kalau mau sukses harusnya bisa nyari apa-apa yang dilakukan oleh orang-orang suskes. Gitu inti kata-kata beliau.

Tanggal 6 September 2015 diselenggarakan CISAK 2015. Keynote speakers yang hadir ada 2: Prof. Josaphat Tetuko dari Chiba University, Japan dan Bu Risma walikota Surabaya. Keduanya inspiratif dengan cara yang berbeda. Prof. Josh orangnya humble banget. Seriously, gw ga nyangka kalau beliau orangnya asik. Bayangan gw tuh ya professor-professor gitu orang yang kaku dan formal. Ternyata beliau beda banget. Pesan moral  yang beliau sampaikan bisa ditangkap dengan mudah oleh orang awam. Terus waktu lain adalah beliau ngomong pake bukti! Yes, bukti kalau beliau indeed very smart. Jago! Hasil karyanya banyak banget dipakai oleh Jepang atau negara lain. Sedangkan Bu Risma, seorang walikota yang jauh dari perpolitikan karena karir beliau memang dari PNS murni. Beliau ini membangun Surabaya kayak pakai magic. Apa rahasianya ya? Sebenarnya gw penasaran untuk membedah bagaimana leadership yang beliau lakukan, bagaimana metodenya, bagaimana warga Surabaya, bagaimana bawahan-bawahan beliau, bagaimana PNS di Surabaya, bagaimana hubungan dengan pihak kampus, dll. Banyak seabrek. Pengen rasanya menggali apa yang ada di kepala beliau sehingga bisa jadi pelajaran jika nanti, let’s say, gw jadi walikota Banjarmasin :p hehe

Nah, sekarang mau ngikutin yang mana? Jadi kayak Elon Musk yang bikin perusahaan super canggih, kayak Prof. Josh yang ilmuwan, dan Bu Risma yang bergelut di pemerintahan? Apa bisa fusion semuanya??

Crossed: TOPIK level 2 and 57 kg

Put the target, and you can see it is crossed at the end.

I like setting some goals that are achievable but not that easy and challenging. I proudly announce that finally I crossed my two targets in six months. First is got TOPIK 2 certification and second is having 57 kg in weight. Believe it or not, June last year I was around 67 kg. I lost 10kg in a year. That’s totally not bad. Even though I still have fat here and there especially belly fat but it is still better than last year. So, let’s go forward. What kind of target that I can cross soon? ^^

Kelas Berenang #1

Tiap Senin, Rabu, dan Jum’at adalah hari untuk HIIT (High-intensity Interval Training) yang panduannya gw beli 2 mingguan lalu. Gegara hari Jum’at pekan lalu skipped HIIT, balik ngelakuin HIIT hari Senin rasanya mau pingsan. Seriously. Nafas ngos-ngosan, kepala jadi berat, dan berasa mau muntah. Setiap habis HIIT pasti badan jadi panas. Problemnya gw ngelakuin HIIT ini pas malam hari sekitar jam 8 sebelum Sholat Isya. Jadi pas tidur rasanya badan lebih hangat dari biasanya. Karena hari ini ada kelas renang jam 6 jadi habis Sholat Subuh ga boleh tidur lagi. Niat awal tidur maksimal jam 11 malam, eh nyatanya tidur hampir jam 12. Udah gitu jam 1 dan jam 3 terbangun. Either efek HIIT badan panas atau efek hape di samping bantal nih. Mulai besok harus lebih disiplin lagi, minimal 30 menit sebelum tidur hape udah ga boleh dipegang lagi.

Alhamdulillah bisa masuk kelas tepat waktu. Orang asingnya cuman gw sendiri! Orang yang ikut kursus ternyata banyak dari yang gw exoected. Penjelasannya full Korean! Daebak!  Kalau dengerin ngerti sih dikit-dikit, ga full semua bisa paham. Untungnya kan ini kelas renang yang bisa diperagakan, jadi merhatiin pelatihnya adalah hal yang lebih baik buat gw. Latihan renangnya pun di kolam anak-anak. Yes! Ada 4 hal yang diajarin hari ini. Pertama, mempelajari cara mengayunkan kaki dari depan. Kedua, bagaimana mengayunkan kaki sambil tengkurap. Ketiga, bagaimana mengambang. Keempat, bagaimana cara mengambil nafas dan membuangnya di dalam air. Mudah-mudahan gw bisa lebih baik lagi dalam prakteknya!