Fenomena 411

At-Tariq:11-17(11) Demi langit yang mengandung hujan, (12) dan bumi yang mempunyai tumbuh-tumbuhan, (13) sungguh, Al-Qur’an itu benar-benar firman pemisah antara yang hak dan yang batil, (14) dan Al-Qur’an itu bukanlah sendagurauan. (15) Sungguh, mereka (orang kafir) merencanakan tipu daya yang jahat, (16) dan Aku pun membuat rencana (tipu daya) yang jitu. (17) Karena itu berilah penangguhan kepada orang-orang kafir. Berilah kesempatan untuk sementara waktu.

Advertisements

Sayyidul Istighfar

Sayyidul Istighfar adalah rajanya istighfar alias istighfar yang paling baik. Sehingga akan sangat baik untuk terus diucapkan dan diamalkan. Berikut bacaanya:

اللَّهُمَّ أَنْتَ رَبِّيْ لاَ إِلَـهَ إِلاَّ أَنْتَ، خَلَقْتَنِيْ وَأَنَا عَبْدُكَ، وَأَنَا عَلَى عَهْدِكَ وَوَعْدِكَ مَا اسْتَطَعْتُ، أَعُوْذُ
بِكَ مِنْ شَرِّ مَا صَنَعْتُ، أَبُوْءُ لَكَ بِنِعْمَتِكَ عَلَيَّ، وَأَبُوْءُ بِذَنْبِيْ فَاغْفِرْ لِيْ فَإِنَّهُ لاَ يَغْفِرُ الذُّنُوْبَ إِلاَّ أَنْتَ
“Allahumma anta Rabbi, laa ilaaha illaa anta kholaqtanii wa anaa ‘abduka wa anaa ‘alaa ‘ahdika wa wa’dika mastatho’tu, a’udzubika min syarri maa shona’tu, abuu u laka bini’matika ‘alayya wa abuu u bidzambii faghfir lii fainnahu laa yaghfirudz dzuunuuba illa anta.”

Artinya:
“Ya Allah Engkaulah Tuhanku, tidak ada yang patut disembah kecuali Engkau, Engkaulah yang telah mencitptakanku, dan aku adalah hamba-Mu dan diatas ikatan janji-Mu yang aku jalankan semampuku, aku berlindung kepada-Mu dari segala perbuatan jelek yang telah aku perbuat, aku mengakui-Mu atas nikmat-Mu terhadap diriku dan aku mengakui dosaku kepada-Mu, maka Ampunilah aku, Sesungguhnya tidak ada yang dapat mengampuni segala dosa kecuali Engkau.”

Fadillah membaca Sayyidul Istighfar:
“Barangsiapa yang mengucapkannya (sayyidul istighfar) pada siang hari dan meyakininya (ampunannya akan diterima oleh Allah), kemudian dia mati pada hari itu sebelum waktu sore maka dia termasuk golongan penghuni surga, dan barangsiapa mengucapkannya pada malam hari dalam keadaan meyakininya, kemudian dia mati sebelum waktu pagi tiba maka dia termasuk golongan penguhuni surga.”

Hadist diriwayatkan:

  • Al Bukhori dalam shohihnya no 63o3, 6323 dan al Adabul Mufrad no 617, 620.
  • An Nasa-i, as Sunnanul Kubra no 9763, 10225.
  • Ath Thabarni dalam kitabnya al Mu’jamul Kabir no 7172 dan al Mu’jamul Ausath no 1018 dan kitab ad Du’aa no 312-313.
  • Ibnu Hibban dalam kitab at Ta’liiqaatul Hisaan no 928-929.

 

Sumber: http://santrigaul.net/sayyidul-istighfar/

Note 1: Buku Ayah Juara (7 Hari Menjadi Ayah Qur’ani)

Page 38.

Nabi Ismail, bayi yang begitu didambakan dan didapatkan dengan susah payah, kini harus ditinggalkan bersama sang ibu di negeri tak bertuan yang kering dan tandus. Tiga kali Siti Hajar bertanya, “Lima hajartana?” (Mengapa engkau tinggalkan kami berdua?). Tapi akhirnya Siti Hajar tersadar setelah melihat suaminya tak jua kunjung menjawab, dan ia pun bertanya dengan penuh keyakinan, “Allahu amaraka bi hadza?” (Apakah Allah yang memerintahkanmu?). Ketika Nabi Ibrahim mengangguk mengiyakan tanpa menoleh lagi sedikit pun maka semakin mantap lah keyakinan Siti Hajar. “Idzan la yudhayyiana syaian,” (Kalau begitu, Allah tak akan menyia-nyiakan sedikit pun). Sebuah percakapan lambang kesuksesan suami istri dalam memahami perjuangan.

Idul Fitri 1437H

Allaahu akbar.. Allaahu akbar.. Allaahu akbar …..
Laa – ilaaha – illallaahu wallaahu akbar.
Allaahu akbar walillaahil – hamd.

Takbir berkumandang dari youtube. Iya youtube, alhamdulillah (apapun harus disyukuri), masih bisa merayakan lebaran di Korea (lagi). Hari raya kali ini terpisah dengan banyak orang yang disayangi, mama, kaka, adik, keponakan, dan tentu saja istri. You can’t understand the feeling unless you experience the same. Tapi sekali lagi, apapun itu semuanya harus disyukuri. Alhamdulillah bisa sholat sunnah Idul Fitri berjamaah, bisa makan opor enak dan kumpul-kumpul dengan orang Indonesia lainnya, dan bisa kembali ke lab lagi untuk kerja dan riset.

Terus gimana tentang ibadah Ramadhan kali ini? Kalau pakai parameter pribadi sih rasa-rasanya lebih bahagia, lebih enyes juga aktivitasnya.. Tapi Allah SWT yang menentukan amal ibadah seseorang diterima atau tidak. Saya hanya berdo’a semoga Allah menerima amal ibadah saya dan keluarga di bulan Ramadhan dan mengampuni dosa-dosa kami. Allahumma innaka ‘afuwwun tuhibbul ‘afwa fa’fu ‘anni..

للَّهُمَّ لاَ تَجْعَلْهُ آخِرَ الْعَهْدِ مِنْ صِيَامِنَا إِيَّاهُ، فَإِنْ جَعَلْتَهُ فَاجْعَ لْنِيْ مَرْحُوْمًا وَ لاَ تَجْعَلْنِيْ مَحْرُوْمًا

Ya Allah, janganlah Kau jadikan bulan Ramadhan ini sebagai Bulan Ramadhan terakhir dalam hidupku. Jika Engkau menjadikannya sebagai Ramadhan terakhirku, maka jadikanlah aku sebagai orang yang Engkau sayangi.

Ya Rahman, terimalah seluruh amal ibadahku di Bulan Ramadhan ini

Ya Wasi’al Magfirah, ampunilah seluruh dosa-dosaku, dosa ibu bapakku dan dosa orang-orang yang aku cintai dan sayangi karena Allah.

Ya Mujiib, kabulkanlah seluruh doa-doaku.
Taqabalallahu Minna wa Minkum
Shiyamana wa Shiyamakum wa Ahalahullah Alaik

Semoga amalanku dan amalanmu, puasaku dan puasamu diterima-Nya serta disempurnakan-Nya.
آمِيّنْ… آمِيّنْ… يَ رَ بَّلْ عَلَمِيّنْ

 

Dijawab Langsung

Hati ini bertanya diam-diam ketika mendengarkan kajian sirah. Saat itu Rasulullah SAW memulai dakwah terang-terangan di Mekah. Alhasil kaum Quraisy banyak yang memusuhi beliau termasuk Abu Lahab. Pada bagian ini kemudian Hamzah, paman Rasul, secara tidak disangka mengikrarkan keimannya pada Allah tanpa dia rencanakan. Nah, saat mendengar inilah hati kecil diam-diam bertanya. Kenapa mereka tidak beriman? Kenapa Allah tidak memberikan hidayah kepada mereka? Padahal Allah bisa saja membuat hal seperti itu. Bukan hal yang sulit bagi Allah. Itu satu pertayaan hati.

Kemudian malam ini juga membaca post FB seorang senior tentang parenting. Senior tsb menjelaskan bahwa yakin lah bahwa Allah lah yang menjaga anak-kita. Selain itu akhir-akhir ini juga hati bergejolak tentang urusan rumah tangga. Ga bisa dipungkiri bahwa ada pikiran dan pertanyaan kapan bisa berkumpul dengan istri segera. *ihik*

Tapi masyaAllah.. Allah jawab langsung pas lagi tilawah malam ini dalam Surah Ar-Ra’ad: 26 dan 31.

Save Aleppo

Terhenyak liat salah satu gambar tentang Aleppo di Facebook. Dalam keadaan perang seperti ini emang anak-anak lah yang paling menderita.Saya pribadi hanya bisa bantu do’a dan sedikit infaq yang ga seberapa. Maafkan saya karena hanya itu yang bisa saya lakukan sekarang. Semoga Allah menguatkan kalian para muslim di Aleppo. Allah tidak diam, Allah Maha Adil dan Berkuasa. InsyaAllah, syahid menjemput kalian.


*credit photo dari facebook Raehanul Bahrean

Tips Menghafal Al-Qur’an Ala Ust. Yusuf Mansyur

Edisi copas (copy paste) untuk pengingat diri sendiri 🙂 #edisiditagihhafalansamaistri
Sambil baca kultwit ini kebanyang kalau Ustadz YM sambil ngomong. Luar biasa berarti ya kesan beliau dalam pikiran gw.

TIPS MENGHAFAL AL-QURAN ALA USTADZ YUSUF MANSYUR

1. Ketika seseorang mau ngafal, baru 1-2x or 4-5 berusaha ngafal, udah hafal. Langsung ke ayat berikutnya. Harusnya jangan! Ulang dulu 20-40 kali

2. Ngafal itu di nikmati, bukan dipercepat. Dinikmati, diresapi hingga ayat itu menyatu dengan darah dan daging kita. Dengan hati dan pikiran kita

3. Baca ayat 1, 20-40 kali. Nanti juga hafal sendiri. Pakai dulu dalam shalat sunah. Ayat berikutnya baca 20-40 kali. Hafalnya hafal beneran dah tuch

4. Lihat no ini 922 922 922. Trus tutup artikel ini. Pasti langsung hafal. Itulah “hafalan bohong”. Hafalan permukaan. Minggu depan? Bulan depan? Lupa.

5. Membaca berulang-ulang adalah proses menghafal juga. Rajin-rajin aja baca berulang-ulang. Disabarin, dinikmatin. Tp truuuuuussss jalan hingga tetap hafal 1 surat

6. Seperti an-naba 40 ayat, al-mulk 30 ayat. Selama 40 hari ngafal an-naba. 30 hari ngafal al-mulk. Sambil liat-liat artinya

7. Karena pengen cepat hafal, akhirnya cepat lupa. Ndak dapat juga saripatinya. Gak dapat rasanya. Jangan kayak kejar setoran. Santai tapi pasti

8. 1 ayat di baca 20-40 kali. insyaAllah nanti akan hafal dengan sendirinya. Kl kepanjangan, 1 baris gak masalah. 1 hari 1 baris. Juz amma itu terdiri dari 271 baris. Setahun hafal deh

9. 1 tahun kan 365 hari. Juz amma kan 271 baris. Itu belum di potong surat-surat pendek yang kita hafal. Mungkin hanya 200 baris sisanya

10. Pesan saya, benar-benar di nikmati. Gak pengen kan hafal banyak tapi lupanya juga banyak. Cuma sebutannya saja “sudah hafal”. Padahal sedikit yang nyangkut

11. Lagian ngafal Al-quran itu melebihi nabung duit atau nabung emas

12. Ngafal dengan cara seriiiiinngg baca, berulang-ulang baca, subhanallah…itu sama saja dengan menabung pahala dan kebaikan bergunung-gunung

13. Baris 1 di surat an-naba, 39 huruf. Hitung deh 40 huruf. Pahala 1 huruf 10 kali s/d 100 kali lipat. Coba berapa tuch? Bila baca 20-40 kali ?

14. 40 huruf di ayat 1 an-naba kali 700 pahala/kebaikan x 40 kali =112 ribu. Kalo dicairkan? Bisa beli voucher. Tokonya juga bisa kebeli

15. Pencairan pahala/kebaikan, kerap Allah lakukan. Semacam bonus sebelum the real pembagian bonus di hari hisab. Nah bonus ini boleh di minta

16. Yang belum berjodoh, minta sama Allah. Bonus ngafal berupa jodoh yang bisa sama-sama ngafal sehingga punya keturunan yang hafal Al-quran

17. Yang punya hutang, minta bonus ngafal sama Allah berupa lunasnya hutang. Yg lagi belajar, kuliah, minta bonus kuliah ke jenjang yang lebih tinggi, etc

18. Termasuk yang pengen kaya, asal minta kayanya sama Allah. Why not? It’s just bonus. Jangan takut minta kaya sama Allah. Gak ngafal juga boleh minta

19. Gembirakan hati bahwa Allah tidak hanya Maha Kaya. Tapi juga Maha Pemurah. Sama yang gak sholeh aja pemurah. Bagaimana lagi dengan yang berusaha sholeh