Tanda-tanda

Mungkin kah inin pertanda? Kejadian demi kejadian merupakan teguran? Surat Ali Imran:41 yaitu Dia (Zakaria) berkata, “Ya Tuhanku, berilah aku suatu tanda.” Allah berfirman, “Tanda bagimu, adalah bahwa engkau tidak berbicara dengan manusia selama tiga hari, kecuali dengan isyarat. Dan sebut lah (nama) Tuhanmu banyak-banyak, dan bertasbihlah (memuji-Nya) pada waktu petang dan pagi hari.”

Surat Al-Baqarah:255 yaitu Allah, tidak ada Tuhan selain Dia. Yang Mahahidup, Yang terus menerus mengurus (makhluk-Nya), tidak mengantuk dan tidak tidur. Milik-Nya apa yang ada di langit dan apa yang ada di bumi. Tidak ada yang dapat memberi syafaat di sisi-Nya tanpa izin-Nya. Dia mengetahui apa yang di hadapan mereka dan apa yang di belakang mereka, dan mereka tidak mengetahui sesuatu apapun tentang ilmu-Nya melainkan apa yang Dia kehendaki. Kursi-Nya meliputi langit dan bumi. Dan Dia tidak merasa berat memelihara keduanya, dan Dia Mahatinggi, Mahabesar.

Dua ayat ini cukup menjelaskan pertanda-Nya…

Why I Suggest McDonald’s When My Employees Can’t Decide Where To Get Lunch

Here we go, I posted an article for reminding me how good it is. And I want to share it with you guys.As always, I keep the original title and content without changing anything. Credits to writer and businessinsider.com

==========================================================

I use a trick with co-workers when we’re trying to decide where to eat for lunch and no one has any ideas. I recommend McDonald’s.
An interesting thing happens. Everyone unanimously agrees that we can’t possibly go to McDonald’s, and better lunch suggestions emerge. Magic!

It’s as if we’ve broken the ice with the worst possible idea, and now that the discussion has started, people suddenly get very creative. I call it the McDonald’s Theory: people are inspired to come up with good ideas to ward off bad ones.

This is a technique I use a lot at work. Projects start in different ways. Sometimes you’re handed a formal brief. Sometimes you hear a rumor that something might be coming so you start thinking about it early. Other times you’ve been playing with an idea for months or years before sharing with your team. There’s no defined process for all creative work, but I’ve come to believe that all creative endeavors share one thing: the second step is easier than the first. Always.

Anne Lamott advocates “shitty first drafts,” Nike tells us to “Just Do It,” and I recommend McDonald’s just to get people so grossed out they come up with a better idea. It’s all the same thing. Lamott, Nike, and McDonald’s Theory are all saying that the first step isn’t as hard as we make it out to be. Once I got an email from Steve Jobs, and it was just one word: “Go!” Exactly. Dive in. Do. Stop over-thinking it.

The next time you have an idea rolling around in your head, find the courage to quiet your inner critic just long enough to get a piece of paper and a pen, then just start sketching it. “But I don’t have a long time for this!” you might think. Or, “The idea is probably stupid,” or, “Maybe I’ll go online and click around for —”

No. Shut up. Stop sabotaging yourself.

The same goes for groups of people at work. The next time a project is being discussed in its early stages, grab a marker, go to the board, and throw something up there. The idea will probably be stupid, but that’s good! McDonald’s Theory teaches us that it will trigger the group into action.

It takes a crazy kind of courage, of focus, of foolhardy perseverance to quiet all those doubts long enough to move forward. But it’s possible, you just have to start. Bust down that first barrier and just get things on the page. It’s not the kind of thing you can do in your head, you have to write something, sketch something, do something, and then revise off it.

Not sure how to start? Sketch a few shapes, then label them. Say, “This is probably crazy, but what if we …” and try to make your sketch fit the problem you’re trying to solve. Like a magic spell, the moment you put the stuff on the board, something incredible will happen. The room will see your ideas, will offer their own, will revise your thinking, and by the end of 15 minutes, 30 minutes, an hour, you’ll have made progress.

That’s how it’s done.

Source:https://medium.com/@ienjoy/mcdonalds-theory-9216e1c9da7d#ixzz3AtAh6LH7

For Indonesia and Me

Happy Birthday, Indonesia! Happy Independence Day! Merdeka, merdeka, merdeka! Gw ga kebayang gimana dulu para pahlawan memperjuangkan kemerdekaan dengan segala apa yang dipunya. Ketika belum ada internet power, belum ada social media, sebuah negara terjajah berharap bantuan dan pengakuan negara lain. Wuih. Ga kebayang, sumpah! Pasti berat banget. Semoga aja negara ini bisa jadi lebih baik ya. Ga cuman pemerintahnya, tapi juga masyarakatnya, dan juga semua yang terlibat di dalamnya. Pray for our country. *I type our as Korean culture, they do not call my country but our country*

Bertepatan dengan Independence Day ini merupakan my birthday. Hari lahir gw 26 tahun lalu. Gw sekarang sudah berumur dua puluh enam. Bukan angka yang kecil karena sudah melalui seperempat abad. Banyak ya. Di hari yang istimewa (actually it is not really it is), I did not expect banyak hal. Bahkan gw kemarin malam lupa kalau hari ini adalah hari lahir gw. Pas pagi-pagi bangun, gw dapat ucapan selamat dari mama, kakak, adik, Fahmi, Ninuk, dan Tina. Setelah gw balas pesan mereka masuk lah pesan dari kakak ipar yang ngucapin happy birthday. Terus di twitter pun Nana ngucapin selamat hari lahir. Ga berapa lama Papa Afri juga said the same. Wow. Those words from beloved ones are more than enough buat kebahagiaan hari ini. I told you, I even did not expect anything today.

Terima kasih semuanya. Terima kasih mama yang sudah melahirkan dan membesarkan, terima kasih papi yang sudah merawat dan membesarkan, terima kasih kakak dan adik, terima kasih teman-teman, terima kasih. Semoga I can be a better person secara individual dan society in many ways. I love you..

Apple shaped body

Katanya sih knowing your body shape can help your diet. Setelah gw cari-cari dan membaca analisa measurement kemarin (ceritanya gw habis nimbang di health center), akhirnya gw memahami kalau tipe body gw adalah apple shaped. Artinya tubuh bagian tengah lebih berlemak/ besar dari pada tubuh bagian bawah. Kalau sebaliknya yaitu lower body lebih fat disebut pear shaped. Oleh karena itu, gw jadi lebih mengetahui apa yang harus gw lakukan, mulai dari diet dan exercise yang tepat.

For us, people with apple shaped body, harus menghindari makanan yang banyak mengandung sugar. We also have to reduce consuming calories per day. In my case, 1 day required caloriesnya 2003 kcal, tapi 1 day recommended calories nya hanya 1773 kcal.  Buat gw, cara mengurangi kalori ini adalah dengan menjaga asupan makanan yang masuk ke dalam tubuh dan olahraga, terlebih lagi menghindari makanan yang high sugar like cake, coke, energy drink, coffee milk, and many others serta mengurangi asupan nasi. Makanan yang diutamakan adalah makanan yang mengandung serat tinggi, good fat, dan protein seperti buah-buahan, dada ayam tanpa kulit, dan ikan.

Syukurnya orang-orang yang memiliki apple shaped body dapat mengikis lemaknya dengan olahraga cardiovascular saja. Jogging, biking, swimming adalah beberapa olahraga yang sangat dianjurkan. Harapannya dengan olahraga tersebut dapat meningkatkan metabolisme tubuh dan membakar lemak yang tersimpan di perut. Selain cardio exercise, ada baiknya orang-orang apple shaped body ini melakukan strength training untuk melatih kekuatan lower body. Gw sebenarnya jadi tertarik untuk latihan kaki dan paha supaya lower body bisa nampak lebih besar. Biar makin sexy kokoh.

Nah, dengan mengetahui tipe tubuh gw, maka pemilihan makanan dan training pun bisa lebih maksimal. Berharap lemak yang ada di perut bisa segera hilang!

First Week on Program

Sebenarnya gw ga terlalu pengen koar-koar tentang program diet ini, tapi ya sudah lah ya, I need to admit kalau misalnya first week masih jauh dari ideal. Nyemil masih, makan juga masih banyak plus dinner company (gw makan seabrek), dan ikut halal bihalal 2 hari berturut-turut. Sejauh yang gw rasakan emang minum produk pengganti sarapan dan dinner itu bikin badan lebih ringan dan enak. Asli, bukan promosi tapi gw berasa badan jadi lebih bisa dikontrol.

Evaluasi dari seminggu program ini adalah kurangnya exercise. Seminggu lalu sering banget hujan, hampir tiap pagi dan malam hujan. Hasilnya gw jarang banget olahraga. At least kalau harinya cerah gw bisa sepedaan ke kantor (30 menit naik sepeda). Balik kantornya pun bisa naik sepeda lagi. Jadi paling ga sehari bisa sepedaan sejam. Lumayan banget kan ya?

Selama seminggu ini cukup rutin makan dan minum produk. Minum air juga cukup banyak. Cuman weekend kemarin agak kacau karena gw keluar kota, jadi ga bisa maksimal dalam minum air putih dan nge-shake. Dari seminggu on program, gw cuman bisa turun 1 kg. Bukan hal yang mengecewakan memang, asal ada progress. Tapi kalau bisa dipercepat kenapa enggak, ya kan? So this week gw target bisa turun 2 kg dengan olahraga lebih maksimal. Hari juma’t nanti libur, kayaknya gw mau berenang dan Sabtunya bisa hiking ^^ Hope my plan goes well!

Keep it up!

Sudah lima hari kembali ke Daejeon which means kembali menghadapi rutinitas kerjaan dan kehidupan sehari-hari yang can be called monoton. Indeed. Gw hidup gitu-gitu aja sekarang. Bangun pagi, olahraga (kalau sempat dan rajin), sarapan, ke kantor, kerja seharian, pulang kantor di rumah sampai tidur kembali. Do I waste my time? Am I not productive? I don’t know.

Well, the difference now is gw mulai menjalankan diet program. Like how many times I have ever tried to lose my weight. Mulai dari pas di Bandung dulu ikutan fitness tapi cuman sebulan. Terus fitness sekitar 4 bulan di tahun 2012 (Spring), turun lumayan karena bisa menyentuh 60kg, naik lagi jadi 65 kg sampai 2013. Selama setahun sampai 2014 ini gw hidup dengan konsumsi makanan ga terjaga. Olahraga (sepeda dan jalan kaki) baru digeluti mungkin sejak 3 bulan lalu. Alhamdulillah bulan Ramadhan helped me a lot, gw bisa turun 3kg tanpa usaha tambahan. Balik ke Indonesia gw ditawarin ikut program diet yang menurut gw masuk akal. Finally I ended up pakai produk dan menjalankan programnya sejak kembali di Korea lagi. Harapan gw jelas untuk mencapai berat badan ideal dan kesehatan. Umur masih muda kan ya, jiwa juga masih muda. So gw pengen hidup dengan lebih sehat.

Layaknya awal-awal hubungan, proses diet kali inipun cukup membuat gw obsessed dengan produknya. Jadi pengen nyoba ini dan itu, padahal harganya cukup mahal. Dari program diet selama 5 hari ini, yang gw pelajari adalah how people manage consumed-calories. Produk ini bukan obat (as I believe), ini hanya pengganti makan. No harm at all asal dipakai sesuai anjuran. Rasanya pun enak. Seriously, mindset kalau diet itu makan makanan ga enak sudah ga berlaku di abad 21 ini, mulai dari shake pengganti makannya yang enak, minuman kesehatannya yang rasa mango, tea yang mirip lemon tea, dan snacks pendukung lain (protein bar atau low calorie bar) yang rasanya delicious. Jadi motivasi gw untuk diet pun bertambah. I have to success karena produknya costs a lot dan social pressure #tsah #lebay. Malu kan kalau ternyata ga ada perubahan yang signifikan?

Jadi hal pertama yang bikin hidup gw ga cukup monoton adalah diet ini. Gw jadi lebih peduli dengan kalori yang masuk ke dalam tubuh, lebih tertarik dengan healthy food, lebih concern untuk makan-makanan yang berserat kayak sayur dan buah, dan lebih bersemangat untuk masak (dengan memasak kita bisa mengontrol penggunaan bahan).

Selain hal tentang diet, gw jadi pengen belajar Bahasa Korea lebih lanjut. Masih belum menemukan partner untuk conversation harian, tapi gw akan coba usaha menemukan partner yang cocok. Sebenarnya bukan hal yang sulit karena ada banyak forum foreigner yang bisa ditanya kesediaannya. Namun rasa malu, sungkan, ga enak hati, bikin gw ga nge-post dan ga nanya tentang hal ini. Masih nyoba ngumpulin nyali untuk nyari partner korean. Semoga dalam seminggu ke depan gw bisa nemu. Sesekali mungkin bisa hangout bareng pas weekend. Jadi kehidupan gw bisa berkurang level monotonnya. Hope those two things help me to keep better and better.