Workplace 2

Karena ceritanya “brief” jadi emang singkat. Mumpung idenya masih nempel di kepala.

Hari ini dipanggil boss, ngasih tau kalau gajian telat. Tapi gue bukan pengen cerita tentang gaji yang datang telat, melainkan tentang perjuangan beliau membuat game yang baru launched beberapa hari lalu. Singkat cerita, ada 4 orang yang terlibat dalam proyek game ini. Graphic designers, iOS programmer, dan si pembuat algoritma game. Waktu yang dihabiskan dalam pembuatan game ini adalah 9 bulan. Bayangkan saja, pengeluaran perusahaan dalam 9 bulan ini mencakup monthly salary, inventaris kantor, electricity, meals, office rent fee, etc2 yang kalau gue hitung kasar sekitar 150 juta won. Dahsyat!! Gue cuman bisa geleng-geleng. Banyak bener, itu buat game doang?? Mengenai pemasukan, gue kurang tau dari mana datangnya uang. Yang jelas expensenya cuku besar untuk kategori gue. Si boss juga bilang kalau dia spent money cukup besar untuk pembuatan game ini.

Sepengetahuan gue, perusaahaan tempat gue kerja ini sudah 3 tahun berdiri. Dan at least ada 2 orang pegawainya. What a great job. Gue jadi ngebayangin betapa “berat” membangun usaha sendiri. Kudu nyiapin mental dan langkah dari sekarang 😀

Commonwealth Bank: No Solutions

No regret in writing this article. I was sooooooo disappointed with Commonwealth Bank Indonesia service. I did contribute with this problem since I am not really good customer but still I am your customer. Let me tell you the story, here it goes:

– Saturday (Jul 27), I wanted to transfer some money to my older sister using my account. I tried several time but it was failed. Why? I didn’t know either. I guessed it was because wrong input for deal code/deal rate. But it wasn’t after I got some explanation about it from customer service on Sunday via international call. I let it be. My account was blocked and I thought it was temporary. I let it be. I would do it tomorrow.

– Sunday. With my innocent and confident that nothing was wrong, I tried to access my account again using internet banking. Still blocked. No hope. I called customer service (CS) from here, I got explanation that my account was blocked because I didn’t do any transactions during six months. Yeap. He was right. My mistake. Solution for activation is by checking saldo via ATM.

– Sunday night. Again, with my confidence, I tried to find nearest global ATM. I found it. I entered my password confidently but I was wrong! I couldn’t access it. DAMN! I got stressed. why? why? I called CS, he said my ATM card is blocked because I entered wrong password.  I did wrong again. I asked solution from him, he said he would send an email to my local branch in Indonesia. I feel relieved at the moment, At least there is solution for this problem. He said maybe on Monday, the branch officer would “do” something.

– Monday. I was waiting for an email from commbank. Until noon, I couldn’t wait any longer. I called Banjarmasin branch. Guess what? I don’t exactly know who answered my call but it seems he is security. WHAT?? He said “CS is busy”. Be patient. I said “Ok, I’d call later”. Second call, he answered my call again but with different response: CS was not in her desk! Gosh! Didn’t you know that I called from Korea using my precious international calling time??? And you said CS was not in her desk!! Be patient.

– Monday afternoon. I called CS of commbank. She said she would help me sending an email to the branch. Maybe she did but I got nothing. At night, I called my mom, she said someone from commbank called her. Really? Hey, I said to the security that I am in Korea now. What a gooooooodddd information. #sarcasm

– Tuesday noon. I called again to Banjarmasin branch. Now, there is response. She said the only solution is by visiting the branch. I have already explained back and forth that I couldn’t but she insist. Gosh. She asked my email address for corresponding question. We discuss there but I just feel that she didn’t help me at all. She just said “we apologize for this inconvenience.. bla bla bla” But hey, I NEED your help. I DONT need your apologize. REALLY. I stated that I WILL do anything for this such as letter of authority, sending all needed documents, etc.

Really, this case get me stressed. I’m hoping that the branch will help me. My saving is not that big. Why can’t you give me any solution for this? Why? Isn’t the rule made to help people, to help customer? Isn’t it the basic understanding for bank to serve the customer?

Postingan Yang Tertunda

Korupsi waktu woy. Korupsi waktu! Nyuri waktu kerja buat nulis artikel di blog sendiri. Haha. Ya sudah lah. Mari dilanjutkan. Judul postingannya adalah postingan yang tentunda. Setelah melihat-lihat foto-foto di pesbuk, gue lupa kalau belum menuliskan beberapa cerita perjalanan baik ke Tokyo, Beijing, atau pas mama dan nelin datang.

Frankly saying, cerita perjalanan ke Tokyo itu gue bikin private karena gue ga suka kalau ada 1 orang khusu yang liat tulisan gue. Siapa dia? Tebak dong. Tebak! Mudah bukan? Yeap, si babeh lab. Karena guenya ngabur alias pergi tanpa izin. Bandel bukan. Demi jalan-jalan ini. Hahaha. Sebenarnya udah nulis ceritanya sampe 2 parts, tinggal 1 last part aja. Dan gue lupa naruh filenya dimana.

Cerita kedua adalah perjalanan gue ke Beijing bersama 2 orang sohib: Wicak dan Fadil. This trip was sooo awesome karena perjalanannya ga sendirian. Seru lah bareng yang lain. Bener-bener gempor jalannya. Bener-bener backpacking tanpa kenal lelah. Budget total kayaknya sekitar 3juta’an tidak termasuk tiket pesawat. Bagian yang mahal karena belanja-belanji macam sepatu, gantungan kunci, dll. Kira-kira habisnya cuman 2 juta’an deh buat hostel dan makan. Hostel sendiri aja hamper sejuta. Berarti makan doang dan tiket masuk spots wisatanya sejutaan.

Cerita ketiga adalah kedatangan mama dan nelin ke Korea. Masya Allah. Senangnya luar biasa. Cuman si mama dan nelin ga kuat jalan-jalan. Maklum, bukan habitnya. Masalah ongkos dan lain-lain gue ga ngitung. Untuk ortu ini sendiri J

Cerita apalagi yaa.. cerita kerjaan udah, lulus juga udah. So, ntar dibikin lengkap deh cerita perjalanannya. Stay tune! 

Keliling Korea

Hampir dua tahun lalu pertama kalinya gw menginjakkan kaki di Korea. Negeri romantis bagi para pecinta. Dulu ketika jadi mahasiswa, ada satu alasan klise untuk bisa jalan-jalan; Duit. Sekarang ketika jadi pekerja, harusnya alasan duit bukan menjadi nomor satu lagi. Yah, minimal mengalami perbaikan dari taraf hidup mahasiswa. Status pekerja ini menjadikan gue membuat sebuah mimpi baru: keliling Korea. Yeap, traveling around Korea. Kalau bisa keliling seluruh lokasi di Korea dalam waktu satu tahun ke depan.

Mari kita list kota apa saja yang sudah pernah gue kunjungin dalam 2 tahun ini: Seoul, Busan, Jinhae, Andong, Gyeonju, Gwangju, Daegu, Daejeon, Gyeongsan, Cheonan. Fyuuhh… Baru sedikit rupanya. Masih banyak lagi kota-kota yang belum di kunjungi.

Setelah dipikir-pikir, budget tetap jadi perhitungan 😆 Tentu saja sebagai manusia yang beriman dan bertakwa, gue ga bisa ngabisin duit dengan cara yang boros. Hal ini harus diperhitungkan benar-benar. Misalnya kalau target sebulan 2x jalan, berarti setahun 24 kali jalan. Nah, 2x dalam sebulan ini ga boleh lokasi yang jauh-jauh banget dari tempat tinggal. Maksimal yang paling jauh itu 40,000 KRW return. Yang dekat maksimal 20,000 return. Jadi kalau ditotal, sebulan expense buat transportasinya 60,000. Tempat nginap dan makan bisa dipikir belakang. Asal ga naik taksi aja sebenarnya bisa murah. Kalau misalnya 100,000 budget sebulan untuk jalan-jalan kayaknya ga begitu berat juga. hehehe.. Semoga deh bisa tercapai. Good luck masbroh! 😀

Workplace 1

Satu hari menjelang bulan Ramadlan, si boss yang tulen orang Korean dan ga tau agamanya apaan bilang mau ngerayain mulainya puasa gw dengan makan-makan sekantor. Ga usah dibayangin kantor gw segede gaban, bertingkat-tingkat, dan terletak di kompleks perkantoran. Bukan, kantor gw ga gitu. Kantor ini cuman 1 lantai dari bangunan bertingkat 6 di pinggir jalan dekat Yuseong (Daejeon) Terminal. Kantor yang kecil. Kalau dicari di google, kayaknya ga bakal nemu deh nama kantor gw ini apaan. Namun alhamdulillah, kalau nyari lokasi kantor lewat naver, si naver masih bisa menemukannya. :))

Kantor kecil ini sepertinya perusahaan keluarga. Sekali lagi, ga kayak perusahaan keluarga Bakrie yang disana-sini ada, ini perusahaan keluarga suami dan istri. Soalnya si ibu boss hampir tiap hari datang ke kampus dan entah main komputer atau apa di ruangan suaminya. Nama perusahaannya Pangaea Solutions, ingat, ini bukan yang di Oz ya 🙂

Biar lebih kebayang, mari gw jelasin sedikit tentang kompisisi karyawan kantor ini.

  • Web developer: seorang nuna mungkin hampir 30 tahunan.
  • Graphic designer: seorang nuna atau hampir seumuran. Sering naik sepeda ke kantor. Gw menyukai sepedanya yang keliatan mahal. Ini nunanya duduk di belakang gw. Sering pakai baju yang pendek-pendek @_@
  • Game developer: ceritanya si mas ini umurnya 30 lebih. Sepupunya si bos.
  • iOS developer: gw panggil gendut. Belum tau gimana hasil program dia. Udah kerja sama bos 3 tahun ini.
  • Android developer: si suara lucu. Baru kerja 7 bulan.
  • Team leader: gw panggil dia kaki tangan. Dia ini 5 tahun kerja ama bos. umurnya 30 tahun.
  • Hardware and software developer: gw dan eddy. Baru kerja beberapa minggu dan belum ada hasil yang signifikan.

Kalau ngeliat struktur karyawannya, hampir semua project di handle sama 1 orang. Kebayang ribetnya. Tapi serunya, ini bisa jadi bahan belajar buat gw untuk masa depan. Tetap ada keinginan di lubuk hatiku gw terdalam untuk mendirikan perusahaan IT sendiri di Indonesia. Bidang yang gw bahas saat ini yaitu tentang ISA100a dan WirelessHART. Lumayan baru lah bidang ini dan di Indonesia masih jarang banget dibahas. Ada kesempatan untuk berkembang lebih jauh. So, manfaatkan kesempatan di kantor ini dengan baik. Maksimalkan potensi diri. Do my best dan rajin ya, Thom! Hwaiting 🙂

Trans Siberian Tanpa Ikut Tour (copy-paste)

Sebagai bahan motivasi dan pengingat kalau gw punya ini dalam dream list gw ^___^

Diambil dari https://www.facebook.com/groups/128092889677/doc/10151504643309678/

Perjalanan Singapore – China – Russia – Singapore.

waktu: 21 Sept 2012 – 6 Oct 2012 *untuk acuan harga tiket, hostel dan currency exchange 1 USD = 30.75 Rubble = 1.2 SGDVISA.Saya urus visa China dan Russia di Singapore.

Silahkan cek website masing-masing kedutaan untuk syarat-syaratnya *soalnya syarat kadang diganti.

Visa China dulu perlu bukti booking hostel/ hotel, kemarin ini tidak perlu. Biaya untuk WNI 75 SGD lama proses 5 hari kerja. Saya pakai jasa travel agent karena tidak ada waktu untuk ijin dari kantor.

Visa Russia yg paling penting adalah Invitation Letter dan Tourist Voucher dari instansi yg terdaftar di Departemen Pariwisata-nya Russia. Saya beli surat ini di www.visatorussia.com bayar 30 USD proses 1 hari kerja. Surat di kirim via email. Kalo kedutaan minta yg asli bisa juga minta dikirim via pos.Biaya visa untuk WNI 91 SGD.

TIKET.

Singapore – Beijing (air plane) : Jetstar 210 SGD

Beijing – Irkutsk (train hard sleeper) : 451 USD beli di www.chinatraveldesigner.com (dpt e-ticket yg harus ditukar dng ticket asli di kantor CITS di Beijing)

Irkutsk – Olkhon Island (car) : 600 Rubble (langsung naik di terminal)

Olkhon Island – Irkutsk (car) : 650 Rubble (booking lewat guesthouse)

Irkutsk – Kazan (train 3rd class) : 4026 Rubble (booking lewat www.rzd.ru)

Kazan – Nishny Novgorod (train 2nd class) : 805 Rubble (www.rzd.ru)

Nishny Novgorod – Vladimir (Sapsan/ fast train seat only) : 855 Rubble (www.rzd.ru)

Vladimir – Suzdal (bus) : 74 Rubble

Suzdal – Vladimir (bus) : 74 Rubble

Vladimir – Moscow (Sapsan seat only) : 731 Rubble

Moscow – Singapore (air plane) : Srilankan Airlines 478 USD

HOSTEL.

Beijing: Sunrise Hostel Tian An Men. 9 USD/ malam

Irkutsk: Trans Sib Hostel. 500 Rubble/ malam

Olkhon Island: Nikita’s guesthouse. 950 Rubble/ malam/ per orang. harga termasuk makan 3 kali sehari

Kazan: Gorky 6 Hostel. 450 Rubble/ malam

Nishny Novgorod dan Vladimir: –

Suzdal: Godzillas Suzdal. 650 Rubble/ malam

Moscow: Napoleon hostel – HIGHLY NOT RECOMMENDED! 500 Rubble/ malam              Apple hostel – HIGHLY RECOMMENDED! 600 Rubble/ malam

MAKANAN DAN ETC.

Soal ini saya tidak ala backpacker karena travel buddy saya HARUS makan 3 kali sehari selain itu harga makanan di Russia relatif lebih murah dari pada di Singapore. Saya tiap hari ‘makan ala backpacker’ di Singapore jadi waktu di Russia sedikit foya-foya 🙂

Snack, susu, roti, buah harganya hampir sama dengan di Singapore yg saya yakin sama juga dengan di Jakarta.

Ekskursi di Olkhon Island: 600 Rubble. HIGHLY RECOMMENDED! WORTH EVERY PENNY.

Souvenir boneka kayu Matryoska yg paling kecil 180 Rubble. isi 2 (jadi 3 sama induknya). yg gedean kira-kira tinggi 10cm harganya 350 Rubble. isi 4 (5 sama induknya). Harga tergantung design dan finishing juga.

Saya suka beli souvenir sendok kecil soalnya ringkes. di Kazan ada jalan yang terkenal namanya Baumana Street.

Sendok kecil disitu harganya 100 Rublle.

HAL PENTING.

1. Kartu imigrasi jangan sampai hilang karena perlu untuk registrasi visa dan untuk bisa keluar dari Russia.

2. Registrasi visa. cari info di internet tentang aturan terbaru. Saya registrasi di Olkhon Island bayar 250 Rubble.

3. Sebelum masuk Russia bawa Rubble walo sedikit apalagi kalau masuknya tidak lewat airport di kota besar (kayak saya terlunta-lunta dan harus puasa).

4. BRING YOUR BEST OF THE BEST CAMERA. kalo punya SLR dan lensa tele… BAWA! atau anda akan menyesal (seperti saya).

5. Sediakan memory card dan battery camera cadangan.

6. Jangan sampai salah kostum. Sering-sering cek prakiraan cuaca.

7. Cek info terbaru tentang transportasi khususnya kalau mau ke Olkhon Island menjelang dan akhir musim dingin karena pulau ini terisolasi setidaknya selama 2 minggu ketika es mulai membeku dan mencair.

All in biaya perjalanan saya ini sekitar 17 juta rupiah.

*tulisan ini akan saya update kalau ingat ada hal penting yg perlu ditambahkan. kalau ada teman-teman yg mau menambahkan info silahkan ya… 🙂

Hectic Weeks

I miss my leha-leha days recently. kkk.. Sibuk cuy. Bulan Juni dan sampai July 19 sibuk terus. Why? Let me tell you the list

  • Sidang – revisi – uploading file: Juni awal sampai tengah
  • Mulai masuk kerja 24 Juni. Yang artinya gw harus pindahan Gumi – Daejeon –> it took 3 times sampe saat ini
  • My mom and younger sister datang ke korea: 26 Juni – 6 July –> cuti kerja. senang-senang.
  • Masuk kerja lagi dan deadline project 19 July –> ngekngok. Ini project semacam challenge yang luar biasa buat gw dan teman2 setim.
  • Bentar lagi bulan Ramadlan –> artinya gw harus lebih banyak ibadah. Memaksimalkan hari-hari di bulan suci ini.

Banyak-banyak minta maaf kepada orang2 yang sudah gw janjiin untuk ketemu di Daejeon/Korea. Gw banyak ingkarnya karena jadwal gw berantakan.