Hal ini terjadi malam Sabtu, 20 Juni 2009. Tepat sebelum ana mau tidur, jam 22.00 WIKos
Tertorehkan sebuah tulisan ungkapan hati dari seseorang.

Malam ini rasanya hati ini sakit sekali
Ada yang mengganjal
Belum plong, dan tidak lega..

Rasa kecewa sekali ketika mendengar ada saudar kita yang menyakiti hati saudara yang lain
Tidak tau kenapa
Rasanya perih….
Prihatin..

Berulang kali menyakinkan dan introspeksi diri
Apa ada yang salah dengan sikap, kata, dsb?

Hari berlalu, mencoba ikhlas dan memaafkan
Ternyata sulit, dari beliau tidak merespon apapun
(more…)

Tulisan yang ingin kuterbitkan dalam waktu dekat:

1. Rangkuman/ resensi Novel “Hafalan Shalat Delisa by Tere-Liye”

2. Cara membuat Web Server di Ubuntu 8.04

Tepat pukul 2.15 am jam laptopku, aku merasa senang sekali. Setelah 3 hari ini aku berkutat terus dengan PA ku. Ya, Proyek Akhir. Beberapa hal yang kurasa melangalami kemajuan pesat. Progress report PAku yaitu:

1. Web Server sudah berjalan

2. Camserv sudah berjalan

3. Sudah bisa menampilkan video di web sederhana

4. Web 25 % dah jadi

Yang harus segera dilakukan:

1. Membuat suara dan gambar tampil di web, membuat audio server

2. Membuat tampilan web lebih menarik

3. Membuat chat server (pilihan)

4. Membuat Rencana Simulasi (menambahkan dengan wireless connection + HP)

5. Buku dan Administrasi lain

6. Bimbingan PA euy..

Upzz…agak ngantuk neh..tapi gak papa..lagi semangadh ‘45 menuliskan kata-kata hari ini.

“Think Positive. Yes, I can!”

“Hidup adalah media pembelajar terindah bagi org2 yg mengerti. Betapa sempurna sekolah ciptaan Allah ini. Ada senang,sedih,harapan,cinta,dsb. Pelajaran2nya pun bermacam2. Lulus ato gak lulus,bagus ato gak bagus nilai kita,kita yang menentukan..”

“Sukses = ikhtiar, doa, ikhlash, cerdas”

“Kerja itu ada banyak macamnya; kerja cerdas, kerja keras, kerja ikhlash”

“Memintalah kepada Allah sedetail mungkin. sebanyak mungkin. Karena tidak akan mengurangi keagungan Allah sedikitpun. Tapi ingat, harus ikhtiar. Karena Allah juga melihat usaha kita”

continue..

Malam itu pula aku memutuskan untuk bangkit. Kalau kata temanku, kita itu da’i. Da’i untuk ummat. Kalau da’inya saja lemah bagaimana ummat yang akan dibimbing. Cukup banyak aku sms-smsan dengan akh azhary. Dari hati ke hati kami bicara. Kutuliskan sedikit sms beliau yang cukup menggugahku walaupun sebenarnya mungkin bagi sebagian orang biasa-biasa aja:

Nikmatnya yang manakah yang kan kau dustakan, bila kau hidup dengan rizkiNya!! Nikmatnya yang manakah yang kan kau dustakan, bila kau bernafas dengan udaraNya?! Masihkan kita lalai?!”

Memang antum kenapa akh? Antum ada masalah? Gimana shalat wajibnya? Gimana tilawahnya? Gimana shalat sunnahnya? Gimana liqonya? Ada yang menurun kualitas atau kuantitasnya?”

Afwan ya akh terlalu mencampuri. Tapi jika kita merasa jauh dangan Allah, tu bukan karena Allah yang menjauhi, tapi karena kita yang menjauhi Allah dengan segala maksiat yang kita perbuat, kecil atau besar”

Kenalilah Allah saat kamu senang, niscaya Allah akan mengenalimu saat kamu sedang susah (HR. Ahmad, Tarmidzi, Hakim, Baihaqi)”

Akh,, Allah itu mau tau sejauh mana kita taat padaNya. Kalau kita bilang taat tapi perbuatan tidak, Allah akan terus menguji dengan maksiat yang sering kita lakukan. Terus menerus sampai kita sadar.”

Bukan berarti kita seorang kader lantas Allah menerima amal kita. Coba deh berpikir, kalau amal yang kita buat tanpa maksiat aja belum tentu diterima, apalagi jika kita beramal terus maksiat?!”

Terus apa yang membuat kita melakukan maksiat itu lagi. Ayo akh berubah, kita tukar kenikmatan semu dengan kenikmatan abadi. Dengan konsekuensi, diri ini akan lebih tersiksa…”

Insya Allah, salng mendo’akan ya. Yuk, sama-sam a berjuang. Kita raih ampunan Allah atas maksiat yang telah dilakukan, dengan sungguh-sungguh menjauhinya. S.M.A.N.G.A.T ^_’ “

Itulah sepenggal sms dari beliau. Sesaat menmbuatku merenung. Aku memang salah. Tak seharusnya aku melakukan tindakan bodoh itu. Sudah tau salah. Tapi malah menjauh. Huh.. Itulah kisahku bagaimana mencoba bangkit dari keterpurukan. Berpikir positif kalau Allah Maha Pengampun. Kuputuskan malam itu juga akan bangkit. Besok harus lebih baik lagi. Dan benar, hari Rabu ku awali hariku dengan lebih baik lagi. Semoga terus bertahan, pintaku pada Allah. Tulus aku meminta keistiqomahan itu.Amin

Next Page »