Late honeymoon

Advertisements

Note 1: Buku Ayah Juara (7 Hari Menjadi Ayah Qur’ani)

Page 38.

Nabi Ismail, bayi yang begitu didambakan dan didapatkan dengan susah payah, kini harus ditinggalkan bersama sang ibu di negeri tak bertuan yang kering dan tandus. Tiga kali Siti Hajar bertanya, “Lima hajartana?” (Mengapa engkau tinggalkan kami berdua?). Tapi akhirnya Siti Hajar tersadar setelah melihat suaminya tak jua kunjung menjawab, dan ia pun bertanya dengan penuh keyakinan, “Allahu amaraka bi hadza?” (Apakah Allah yang memerintahkanmu?). Ketika Nabi Ibrahim mengangguk mengiyakan tanpa menoleh lagi sedikit pun maka semakin mantap lah keyakinan Siti Hajar. “Idzan la yudhayyiana syaian,” (Kalau begitu, Allah tak akan menyia-nyiakan sedikit pun). Sebuah percakapan lambang kesuksesan suami istri dalam memahami perjuangan.

Review Daejeon Bus vs Kakao Bus

Sejak 3 tahun lalu tinggal di Daejeon, gw pake Daejeon Bus app untuk ngecek jadwal bus harian. Daejeonbus tersedia untuk Android dan iPhone users. Untuk iOS tersedia dalam Bahasa Inggris tapi untuk Android hanya tersedia dalam Korean. This app helps me a lot. Setelah 3 tahun setia menjadi user dari app ini, seminggu lalu gw baca article tentang Kakao Bus; sebuah aplikasi dari kakao group (pasti tau kan Kakao Talk, nah satu company deh ini) yang aslinya adalah Seoul Bus dan dikembangkan jadi KakaoBus. Penasaran tentang app ini, gw donlot dan coba pakai beberapa kali. Surprisingly, this app somehow gives more beautiful interface. Makanya gw tertarik untuk review. So far, gw masih investigasi mana yang lebih enak dipake. Apparently, kedua apps masih terinstal di hape. Mungkin ntar gw akan pilih salah satu but not now. Berikut beberapa captures dari kedua apps.

Daejeon Bus
– Pertama kali buka app, muncul tampilan ini. Ada 5 options: bookmark, bus routes, bus stops, maps, and info. Di Daejeon ada beberapa tipe bus. Yang paling banyak adalah metro bus.
Photo 2016. 7. 10. 오후 3 53 25
– Tampilan Bus Stops yang menunjukkan lokasi bus stop terdekat. Problemnya adalah kadang kita ga tau bus stop mana yang kita mau. Misal kita mau ke Daedok High School. Di list ini ada 2 buah bus stops dengan nama Daedok High School. Lokasinya biasanya berseberangan. Jika salah pilih lokasi maka jadwal yang kita mau pun akan salah. Ini drawbacksnya.

Photo 2016. 7. 10. 오후 3 53 29

– Tampilan Maps. Menurut gw, tampilan mapnya perlu diperbaiki. Agak kurang oke walaupun ga jelek-jelek amat.

Photo 2016. 7. 10. 오후 3 53 52

– Tampilan bus routes. Beberapa nomor  bus yang ada di daejeon.

Photo 2016. 7. 10. 오후 3 54 11

– Tampilan salah satu bus route. Pangkalan awalnya adalah no 1.

Photo 2016. 7. 10. 오후 3 54 21

– Contoh tampilan bus stop. Di sini terdaftar bus nomor berapa aja yang berhenti di bus stop tersebut.

Photo 2016. 7. 10. 오후 3 54 28

– Pilih misalnya kita mau naik bus 318. Kita bisa tau posisi bus sekaranga da dimana.

Photo 2016. 7. 10. 오후 3 54 38

Kakao Bus
– Ini adalah tampilan pertama yang muncu ketika membuka app kakao bus. Anyway, app ini terintegrasi dengan kakao talk id.
Photo 2016. 7. 10. 오후 3 55 28

– Tampilan options. Bisa nge-set bus arrival notif, kota tempat tinggal, dan alamat rumah.

Photo 2016. 7. 10. 오후 3 55 33

– Tampilan bus stop terdekat. Yang muncul adalah yang paling dekat saja. Tinggal pilih itu, lalu muncul mapnya.

Photo 2016. 7. 10. 오후 3 55 44

– Map lokasi bus stop terdekat. Bandingkan dengan daejeon bus, mapnya lebih jelas.

Photo 2016. 7. 10. 오후 3 56 13

– Misal kita pilih salah satu bus stop, akan muncul nomor bus berapa aja yang berhenti di tempat ini beserta waktu mencapai bus stop ini. Sangat berguna kan?

Photo 2016. 7. 10. 오후 3 56 20

– Tampilan untuk ngeset lokasi rumah.

Photo 2016. 7. 10. 오후 3 55 50

– App ini juga dilengkapi dengan kakao taxi.

Photo 2016. 7. 10. 오후 3 56 00

Overall, gw lebih suka tampilah kakao bus. Kita lihat apakah gw akan bertahan menggunakan kakao bus atau ga karena app nya relatif baru. Oh iya, kakao bus ini bisa digunakan di seluruh Korea. What a useful app!

 

 

Idul Fitri 1437H

Allaahu akbar.. Allaahu akbar.. Allaahu akbar …..
Laa – ilaaha – illallaahu wallaahu akbar.
Allaahu akbar walillaahil – hamd.

Takbir berkumandang dari youtube. Iya youtube, alhamdulillah (apapun harus disyukuri), masih bisa merayakan lebaran di Korea (lagi). Hari raya kali ini terpisah dengan banyak orang yang disayangi, mama, kaka, adik, keponakan, dan tentu saja istri. You can’t understand the feeling unless you experience the same. Tapi sekali lagi, apapun itu semuanya harus disyukuri. Alhamdulillah bisa sholat sunnah Idul Fitri berjamaah, bisa makan opor enak dan kumpul-kumpul dengan orang Indonesia lainnya, dan bisa kembali ke lab lagi untuk kerja dan riset.

Terus gimana tentang ibadah Ramadhan kali ini? Kalau pakai parameter pribadi sih rasa-rasanya lebih bahagia, lebih enyes juga aktivitasnya.. Tapi Allah SWT yang menentukan amal ibadah seseorang diterima atau tidak. Saya hanya berdo’a semoga Allah menerima amal ibadah saya dan keluarga di bulan Ramadhan dan mengampuni dosa-dosa kami. Allahumma innaka ‘afuwwun tuhibbul ‘afwa fa’fu ‘anni..

للَّهُمَّ لاَ تَجْعَلْهُ آخِرَ الْعَهْدِ مِنْ صِيَامِنَا إِيَّاهُ، فَإِنْ جَعَلْتَهُ فَاجْعَ لْنِيْ مَرْحُوْمًا وَ لاَ تَجْعَلْنِيْ مَحْرُوْمًا

Ya Allah, janganlah Kau jadikan bulan Ramadhan ini sebagai Bulan Ramadhan terakhir dalam hidupku. Jika Engkau menjadikannya sebagai Ramadhan terakhirku, maka jadikanlah aku sebagai orang yang Engkau sayangi.

Ya Rahman, terimalah seluruh amal ibadahku di Bulan Ramadhan ini

Ya Wasi’al Magfirah, ampunilah seluruh dosa-dosaku, dosa ibu bapakku dan dosa orang-orang yang aku cintai dan sayangi karena Allah.

Ya Mujiib, kabulkanlah seluruh doa-doaku.
Taqabalallahu Minna wa Minkum
Shiyamana wa Shiyamakum wa Ahalahullah Alaik

Semoga amalanku dan amalanmu, puasaku dan puasamu diterima-Nya serta disempurnakan-Nya.
آمِيّنْ… آمِيّنْ… يَ رَ بَّلْ عَلَمِيّنْ

 

Membiarkan Berdebu

Ada banyak tema yang bisa ditulis di blog ini tapi sayangnya saya masih belum tertarik menulis. Ternyata memang benar menulis itu sulit. Apalagi jika tidak diiringi niat yang kuat. Jadi lah blog ini terbengkalai dan berdebu, tidak ada artikel baru. Lain kali, janji deh.. lain kali nulis yang benar. Sekarang segini aja dulu. Biarkan ia usang untuk sementara waktu.

Dijawab Langsung

Hati ini bertanya diam-diam ketika mendengarkan kajian sirah. Saat itu Rasulullah SAW memulai dakwah terang-terangan di Mekah. Alhasil kaum Quraisy banyak yang memusuhi beliau termasuk Abu Lahab. Pada bagian ini kemudian Hamzah, paman Rasul, secara tidak disangka mengikrarkan keimannya pada Allah tanpa dia rencanakan. Nah, saat mendengar inilah hati kecil diam-diam bertanya. Kenapa mereka tidak beriman? Kenapa Allah tidak memberikan hidayah kepada mereka? Padahal Allah bisa saja membuat hal seperti itu. Bukan hal yang sulit bagi Allah. Itu satu pertayaan hati.

Kemudian malam ini juga membaca post FB seorang senior tentang parenting. Senior tsb menjelaskan bahwa yakin lah bahwa Allah lah yang menjaga anak-kita. Selain itu akhir-akhir ini juga hati bergejolak tentang urusan rumah tangga. Ga bisa dipungkiri bahwa ada pikiran dan pertanyaan kapan bisa berkumpul dengan istri segera. *ihik*

Tapi masyaAllah.. Allah jawab langsung pas lagi tilawah malam ini dalam Surah Ar-Ra’ad: 26 dan 31.

Save Aleppo

Terhenyak liat salah satu gambar tentang Aleppo di Facebook. Dalam keadaan perang seperti ini emang anak-anak lah yang paling menderita.Saya pribadi hanya bisa bantu do’a dan sedikit infaq yang ga seberapa. Maafkan saya karena hanya itu yang bisa saya lakukan sekarang. Semoga Allah menguatkan kalian para muslim di Aleppo. Allah tidak diam, Allah Maha Adil dan Berkuasa. InsyaAllah, syahid menjemput kalian.


*credit photo dari facebook Raehanul Bahrean