Question Mark(?)

Hidup dalam standar orang lain itu capek, secapek ngupasin kulit kuaci sekaleng. Ngebayanginnya aja udah capek duluan. Paling ga suka ketika ada orang yang netapin banyak hal pake standarnya untuk orang lain. Tiap orang kan punya standar masing-masing. Dan gw pun punya standar pribadi. Tapi ada ga ya suatu standar di mana semua orang agree kalau itu oke? Kalau ada, apa contohnya ya?

Buat gue sekarang hal terpenting dalam hidup adalah pursuing happiness dengan standar Tuhan yang bisa gw penuhi karena Tuhan itu nomor 1. Tuhan kan ya yang punya standar baik dan buruk? Jadi ga perlu terlalu ngambil dalam-dalam ucapan orang lain yang ga cocok dengan kita. Manusia mah sebenarnya ga berhak untuk menghakimi. Sejauh apa sih sebenarnya kita manusia boleh menghakimi orang lain dengan perkataan kita? Misal ada yang berbuat dosa, terus boleh ga sih kita hina atau cibir? Kalau dia mencuri dan ada saksinya ya jelas bisa diputuskan dia bersalah atau ga, hukumannya apa dan sebagainya. Tapi untuk hal-hal yang berlaku secara social doang gimana ya? Apa kita sebagai manusia sudah terlalu terbiasa dalam menghakimi manusia lain? Apa kata-kata gw ini juga termasuk dalam menghakimi?

Advertisements

2 thoughts on “Question Mark(?)

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s