WebRTC – Audio/Video Conference berbasis Web

Salah satu software/aplikasi audio/video (A/V) conference yang paling terkenal saat ini oleh khalayak umum adalah Skype; sebuah software gratis dari microsoft. Prosesnya mudah: unduh, instal, dan pakai. Namun, semua proses tersebut harus dilakukan di komputer pribadi. Sangat jarang rasanya menemukan Skype terpasang di komputer umum misalnya di bandara, rumah sakit, atau tempat-tempat umum lainnya. Nah, apa pernah terbayang jika kita bisa melakukan audio/video conference di mana saja dan kapan saja tanpa harus terikat dengan komputer pribadi dan tanpa harus melakukan proses instalasi?

Sebuah teknologi bernama WebRTC hadir menjawab pertanyaan di atas. Web-RTC adalah singkatan dari Web Real-Time Commnication, sebuah teknologi yang diinisialisasi oleh Google, Mozilla, Opera, dan pihak lainnya  untuk menyediakan layanan audio/video conference melalui APIs yang sederhana. Hadirnya WebRTC membawa sebuah misi masa depan dalam bidang multimedia. Dicuplik dari webrtc.org, “Our mission: To enable rich, high quality, RTC applications to be developed  for the browser, mobile platforms, and IoT devices, and allow them all to communicate via a common set of protocols”. Web-RTC menawarkan kemudahan bagi web developer untuk membuat aplikasi yang canggih dan real-time berbasis web tanpa membutuhkan plug-in, proses unduh atau proses instalasi. Selain itu, WebRTC juga dapat bekerja di banyak web browser dan antar platform atau sistem operasi baik komputer maupun mobile device. Hadirnya teknologi ini juga memberikan banyak keuntungan untuk users, dua diantaranya:<br/> – Mudah: tidak membutuhkan plug-in<br/> – Aman: sudah tersedia proses enkripsi  untu media dan signalling sehingga WebRTC memiliki keamanan yang lebih baik dibandingkan teknologi audio/video yang sudah ada.

Arsitektur <br/> Pada prinsipnya WebRTC terdiri dari 2 bagian utama untuk para developer yaitu: developer untuk web browser seperti Google Chrome dan developer aplikasi web menggunakan HTML dan Javascript. Bagi kita yang belajar di codesaya, maka developer aplikasi web adalah pilihan yang tepat, terutama mempelajari Javascript.WebRTCpublicdiagramforwebsite (2)

Bagi ada yang ingin mencoba aplikasi WebRTC bisa menggunakan browser Chrome, Opera, dan Firefox. Cara singkatnya sebagai berikut:

  1. Akses apprtc.appspot.com di browser anda.
  2. Klik “join” ketika halaman pertama muncul. Screen Shot 2015-08-15 at 10.15.48 PM
  3. Setelah klik join, maka akan muncul notifikasi “allow” dan “block”. Silakan klik “allow” untuk mengizinkan aplikasi mengakses kamera dan mikrofon yang terpasang di komputer/laptop.Screen Shot 2015-08-15 at 10.15.55 PM
  4. Di komputer lain, lakukan hal yang sama dan coba untuk masuk ke “room” bernomor sama.

Sudah terbayang apa itu WebRTC? Di artikel berikutnya akan saya coba bahas tentang penggunaan javascript dalam WebRTC. Untuk saat ini silakan mencoba aplikasinya. Jika tertarik silakan kunjungi webrtc.org untuk mempelajari lebih dalam tentang APIs dan hal lain tentang WebRTC.

sumber gambar: webrtc.org. Tulisan juga dipublikasikan di codesaya.com

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s