When your life is like a sh*t!

I am not cursing really. Gw cuman pake kata-kata extreme dalam menuliskan judul. How if your life is like a sh*t now? What will you do? Gw lagi mengalami masa-masa sulit, berasa dapat masalah dari berbagai arah mata angin. Ups and downs jelas terjadi dalam hidup, kalau misalnya downs terus maka kita lah yang berusaha membuatnya up. Ups ga akan datang dengan sendirinya kayak bus di halte. Oits, bus pun kalau kitanya ga melambaikan tangan tanda suruh berhenti, busnya ga akan berhenti untuk kita. Apalagi ups dalam hidup. Karena hidup gw kebanyakan downs nya sekarang, so gw mau share gimana cara gw meng-up-kan hidup gw (minimal mengurangi rasa stress).

1. Close or sign out or avoid social media
I do not like share my sh*t on facebook or twitter. It doesn’t help me at all. Masalah-masalah gw ga akan selesai. Gw prepare ngajak chatting orang yang tepat untuk berbagi kesulitan walaupun dengan bercerita artinya gw siap untuk ditelanjangi dengan segala bentuk rupanya. Tapi akhir-akhir inipun chatting sudah ga menarik. I prefer untuk memikirkan masalah gw sendiri dan mencari hiburan sendiri. Youtube dan streaming movies sometimes help me tapi sekarang mereka juga nampak membosankan. Later ya, gw akan kembali menyukai mereka. Tujuan gw avoid social media adalah untuk mengurangi negative thingy. Surely sekarang di social media isinya banyak yang negatif. Ini pikiran udah mumet, ditambah hal-hal negatif, apa ga jadi tambah mumet. Ya kan?

2. Olahraga
Udah hampir semingguan ini gw menyempatkan diri olahraga. Gw yakin olahraga jadi pengalih perhatian dan membantu kebugaran. Selain karena gw berhemat, gw juga pengen diet untuk lebih sehat.

3. Masak
Setiap akhir pekan, gw menyempatkan untuk masak lebih special dari biasanya. Pas weekdays mungkin gw cuman masak yang simple aja. Tapi pas weekend gw akan coba masak yang lebih kompleks sedikit. Ga usah bayangin yang terlalu kompleks, bikin soto ayam atau opor aja itu udah termasuk kompleks. 😆

4. Melihat alam
Setiap akhir pekan gw usahakan untuk melihat pasar. Ga belanja sih, paling beli sedikit sayur atau tahu, sisanya cuman liat-liat aja. Window-shopping. Untuk alam, syukurnya di sekita kosan ada aliran sungai, jadi gw bisa jalan-jalan di pinggiran sungai sambil mikir solusi hidup. Jadi ga perlu juga untuk buang-buang uang untuk jalan jauh. Kalau mau agak jauhan dikit, ada gunung di Daejeon sini. Tinggal naik bus sekali, nyampe deh ke lokasi wisata.

5. Bercerita pada orang yang tepat
Well, kadang gw suka cerita ke beberapa orang yang untuk minta bantuan kalau sudah kepepet. Syukurnya gw punya teman-teman yang mau mendengarkan. Gw tau mungkin ga ada solusi, tapi menceritakan masalah tanpa topeng itu enak. Plong.

6. Membaca hal-hal insparatif
Tiap pagi gw selalu baca artikel-artikel bisnis atau all about people to keep and boost my positive feeling. It helps me a lot. Swear.

7. Lebih banyak bersyukur, bersabar, dan berdo’a
Ini point yang paling penting. Dengan bersyukur kita masih bisa hidup akan menambah kelegaan hati. Dengan bersabar bahwa all difficulties akan bisa berlalu. Dengan berdo’a memohon pertolongan.

Those things yang bisa gw pikirin sekarang. Kalau ada yang lain ntar gw tambahin deh 🙂 Semoga masalah-masalah gw segara ada solusinya ya. Aamiin ^^

Advertisements

6 thoughts on “When your life is like a sh*t!

    1. thomhertsiadari says:

      Yes yes yes! Bener dah untuk keduanya, life emang gitu. Daejeon emang minim hiburannya 😆
      Btw, lo masih di Korea dit?

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s