Proses Pendewasaan Kesekian

Tengok kiri-kanan, melihat tetangga yang rumputnya selalu nampak lebih hijau. Hijau dalam artian tabungan lebih banyak, kerjaan lebih nyaman, keluarga yang lebih teratur, dan lain sebagainya. Tapi hey, itu hanya nampak dari luar. Dalamnya siapa yang tau. Itu kan pikiran gw, persepsi gw dalam melihat mereka. Apa yang nampak dari luar belum tentu sama dalamnya.

Yang jadi perhatian harusnya apa yang dimiliki saat ini menjadi ajang pendewasaan diri. Sebut saja case gw. Gw jika tetap dalam kondisi 3 tahun lalu, maka apa yang gw khawatirkan sekarang mungkin akan jauh berbeda. Gw ga perlu khawatir akan kerja dimana, gaji cukup atau ga, dan lain sebagainya. People surely change. Pain changes people. Love changes people. Money changes people as well. *damn right*

Setiap hari akan selalu ada pertanyaan dipikiran gw tentang hidup, tentang masa depan. It’s me. Orang yang selalu berpikir. Gw tipe pemikir mutlak atas segala sesuatu. Jadi ga bisa dipaksa untuk ga mikir. I do know ga ada yang tau future, tapi ya itu, gw tetap memikirkannya. Jejaring di otak memaksa gw untuk terus berpikir. So let it be. Gw enjoy aja. Tiap hari seyogyanya harus menjadi pribadi yang lebih baik. Ya kan? Ya kan? Cocok dah kayaknya gw daftar jadi motivator. :p

Advertisements

One thought on “Proses Pendewasaan Kesekian

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s