Students, Plan Your Paths!

Ah, kerjaan sedang dalam kondisi kritis karena menyangkut pihak luar. Boss said kalo masalah ini cuman masalah kita sih ga apa-apa, tapi ini menyangkut orang lain juga. Gara-gara proyek ini ga beres, orang perusahaan yang tanggung jawab jadi terlibat dan terancam penalty. Gosh. Silent. Angry. Forget about bad management and no support from other team. I was so angry and disappointed with …*secret*

It was yesterday story. Today, I pray for another hope. And this article annoyed me: CS Degree Wonโ€™t Make You A Great Engineer, Your First Job Will. Jadi emang CS degree (atau sebelum lulus berarti CS department, CS = computer science) hanya membentuk pondasi awal untuk jadi seorang engineer handal. Proses empat tahun belajar akan teruji setelah bekerja di perusahaan yang linear selama 2-3 tahun. Bukan waktu yang sebentar, tapi awal-awal ini lah yang menentukan. Lalu gw beropini tentang beberapa hal terkait how you should do as an engineer student. *case nya di Indonesia, especially di kampus gw IT Telkom/ Universitas Telkom). My opinion fits the best for whom dreaming to be a great engineer or founder of startup engineer not a chicken shop owner or coffee shop owner. Case nya beda. Noted that I was CS student nor informatics student; I was a telecommunication engineering student. Jadi background pemrograman gw jelek dan it is like a nightmare for me. ๐Ÿ˜†

I was an active student, dimulai dari tahun pertama gw sudah mulai ikut organisasi lokal kampus, himpunan. Gw daftar jadi aktivis di himpunan. Para aktivis dibina oleh para pengurus himpunan sebenarnya. Naik tahun kedua gw mendaftar jadi asistem web programming. It was a very good chance but I didnโ€™t do as much as I should do. Gw lebih โ€œenjoyโ€ berogranisasi dan berakademik. Well, gw semacam have good academic records gitu. Jadi udah jelas ya gw terjun ke real organisasi itu dari tahun kedua dan mulai di lab tahun itu juga. Tahun ketiga gw mulai memposisikan diri gw sebagai salah satu pengurus inti di himpunan dan kepanitiaan. Gw pernah menjabat sebagai kepala department di himpunan dan menteri di student board (BEM). It was good. No regret. Gw belajar tentang kepemimpinan dan softskill lainnya: communication, managing people, managing funds, and bla bla bla good things. But I missed my chance as an assistant. I realized that my dream was to pursue postgraduate degree. At that time, I think my lack of programming skill was okay but it wasnโ€™t. I need enough skill to go through my master and thanks I can learn matlab. It was easier than C/C++. And now I am working as an engineer, everyday coding is a must.

Inspired by article above and my own experience, ada baiknya jika gw memberikan saran kepada orang-orang yang sedang belajar di kampus teknik, ada keinginan untuk ngambil master bidang teknik, dan bekerja sebagai engineer (owner perusahaan IT). Tentukan tujuan. Jika emang tujuan pengen jadi engineer, maka berorganisasi lah secukupnya. Cukup ini tergantung. Pelajari bagaimana seorang leader, bagaimana mengatur people, how to be a good communicator. Jadi pengurus himpunan atau kepanitiaan juga boleh. Mungkin setahun atau 2 tahun pertama. Sisanya lebih baik berjibaku di lab. Perbanyak mengasah hardskill di lab. Kalau perlu sertifikasi maka lakukan lah. At least, jurusan apa itu (telekomunikasi, industri, komputer, sistem komputer) kuasai lah dengan baik (excellent) salah satu bahasa pemrograman. Misal kalau suka applikasi ya bisa belajar android, objective-c, java, python, ruby, C#, PHP, HTML, dll. Kalau suka graphics ya kuasai lah corel draw, photoshop. Banyak yang bisa dikuasai tergantung minat.

Setelah 1 tahun berorganisasi, 1 tahun di lab, jika memungkinkan ikut terlibat dalam proyek. Tujuannya bukan uang tapi pengalaman. Hal ini bertujuan meningkatkan pengetahuan tentang pengaplikasian ilmu yang didapat. Realitas dunia kerja jadi lebih terasa. Banyak kok sekarang caranya. Mulai dari ikut proyek dosen atau ikut proyek online.*Nanti gw share untuk cara mencari proyek via online*. Jika sudah pernah terlibat proyek, maka kalau memungkinkan ikut lah student exchange. Beberapa bulan di luar negeri akan give more knowledge. Kemampuan beradaptasi sangat teruji disini. Jangan pikirkan siapa yang membiayai, tapi coba lah untuk mencari beasiswa. Kalau masih ga dapat beasiswa, syukur-syukur dari keluarga mampu, bisa exchange ke negara tetangga misalnya Malaysia. Biaya hidup di Malaysia agak mirip kok dengan Jakarta. Tinggal keberanian dan kemauan aja lagi, mau atau enggak. Mumpung masih muda dan ga ada tanggungan. Eksplor lah sebanyak mungkin. When you are young, what you have is only time. Sambil ngaca, karena gw masih muda, maka gw masih coba ekplorasi lebih. Hehe ^^ Semangat! Yuk dicoba satu per satu, ga ada kata terlambat untuk young students. Semoga gw ga terkesan menggurui ya, I just want to share my experience. ๐Ÿ˜€

Advertisements

3 thoughts on “Students, Plan Your Paths!

  1. nyari blog tentang mahasiswa yang kuliah di luar negeri, saya nyasar ke sini. heheh
    blog-nya menarik ๐Ÿ™‚ oh, dan salam kenal juga ๐Ÿ˜€
    (anw, Telkom Univ tuh yang di Bandung kan? ๐Ÿ˜ )

    1. thomhertsiadari says:

      Hi, salam kenal juga! Yeap, Telkom Univ yg di Bandung (Dayeuh Kolot). Mudah2an ada manfaat yg didapat dari kunjungannya ya ๐Ÿ™‚

  2. oh~ iya, kalo yang itu saya tau. temen saya juga ada yang kuliah di telkom ๐Ÿ˜€ *gak ada yang nanya*.
    hehe
    yup, ditunggu tulisan-tulisan menarik lainnya

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s