Social Media, why?

Perhatian-perhatian! Ini twitter gue: @thomhert dan ini facebook gue: Thomhert Suprapto Siadari. Instagram @thomhert. Hah! Gue paling anti pake nama aneh-aneh dengan akun social media yang gue punya. Bukan mau sombong, tapi my name is already too unique untuk dimanipulasi lebih lanjut 😛

Social Media

Kenapa gue ngomongin masalah social media? Because I just got a bump from my junior tentang follow dan unfollow twitter. Tulisannya menarik untuk ditanggapi melalui sebuah tulisan singkat (bukan balasan tulisan sebenarnya tapi topiknya mirip). If I ask you a question, what so important having a social media account like facebook and twitter (these two have big numbers of members)? Buat gue, setidaknya ada 5 alasan yang membuat I must have an account in social media. Mari kita bahas satu per satu. *ini hanya analisis pribadi alias tidak ilmiah, sotoy gila*

Information tree
Zaman sekarang penyebaran informasi sangat-sangat cepat. Media social punya peranan significant di kalangan masyarakat kota besar. Diakui atau tidak, pengguna social media di kota besar atau negara maju akan lebih banyak daripada negara terbelakang. Nah, ada yang pernah ngebayangin jika ada akun yang punya followers ribuan bahkan jutaan ketika nge-tweet maka informasinya akan dibaca oleh seluruh jumlah followersnya? Gue mau bilang at least sejumlah followers tapi ga ada jaminan. Tapi kebanyang kan betapa tingginya hierarchy yang terbentuk jika seseorang itu punya followers yang banyak? Belum lagi ada yang retweet, terus diretweet lagi oleh followers lain. Kebayangkan betapa tinggi hirarki yang bisa dibangun! Joss.

Building a network
Another benefit of having social media is building the network! Yeap, this is very important and useful. Selain jadi ajang silaturrahim dengan orang-orang yang sudah dikenal, juga bisa membangun hubungan dengan orang yang baru. Keuntungan dari networking emang ga terasa sekarang, namun 5, 10, 15 tahun ke depan, orang yang berpengaruh adalah orang yang punya large network. Bayangin aja tuh, orang-orang sekarang yang kita kenal bakal jadi “orang” juga nantinya. Keuntungan yang didapat dari network itu bukan hanya terbatas oleh materi, tapi lebih dari pada itu. Bisa saja dapet jodoh disana. Ihik! Atau bisa nemu informasi beasiswa, business, de el el dah. Pokoknya main social media jangan cuman buat pamer foto jalan-jalan terbaru atau foto makanan yang akan dimakan, tapi lebih daripada itu. So, mulai lah bangun network yang diinginkan, sesuaikan dengan professional pribadi.

Advertise ourselves
Secara tidak langsung, disadari atau tidak, memiliki akun di social media dan aktif dalam update status atau sharing berdampak pada proses mengiklankan diri. Hal ini bukan hanya dilakukan oleh para pebisnis atau public figure. Apa yang disebarkan di media social, seperti itu lah opini yang terbentuk oleh para friends disana. Misal orang ini aktif sekali sharing tentang politik partai tertentu, maka tidak salah jika orang-orang akan menganggap bahwa orang tersebut adalah pendukung partai tsb. Bisa juga jika seseorang secara aktif menyebarkan berita artis, maka tidak salah jika orang akan menganggap bahwa orang tsb adalah fans/antis artis yang disebarkannya. Alhasil, sebenarnya kita sendiri lah yang mengiklankan diri kita untuk dianggap seperti apa oleh masayrakat dunia maya. Good or bad, choose your ways. Maka jangan heran, jika suatu ketika ada followers/friends dunia mayanya mengajak ikut event sesuatu atau menawarkan barang jualan atau hal lain dikarenakan asumsi yang telah terbangun. Banyak orang jadi terkenal gara-gara social media. Jika dia penyanyi, biasanya upload video pribadinya di youtube. Bahkan banyak orang yang jadi artis gara-gara youtube, sebut saja Justin Bieber, artis Indonesia *lupa namanya si orang yang lipsinc lagu keong racun*, polisi yang jadi artis, de el el.

Spread goodness or/and badness
Penyebaran informasi di media social bisa dilakukan oleh siapa saja, orang baik atau kurang baik, atau orang bertanggung jawab atau tidak, atau “orang” beneran atau tidak. Saat ini sudah banyak akun-akun palsu yang dimanfaatkan untuk mendukung, menjatuhkan, atau memfitnah orang lain. Ga cuman orang lain deh, bisa jadi akun-akun palsu tersebut dimanfaatkan oleh diri sendiri untuk “advertising” diri. Herannya disini adalah banyak orang-orang berpendidikan (orang yang berpendidikan “seharusnya” bisa berpikir lebih baik) sangat mudah menyebarkan informasi dari entah dari website, twitter, atau berita online. Oleh karena itu, bagi kita para pengguna social media, akan lebih bijak jika bisa memfilter informasi yang disebarkan. Cari lah keabsahan berita tersebut. Jangan sampai kita hanya menjadi ahli sharing tanpa dasar, ujungnya bisa ghibah dan fitnah. Yang rusak bukan hanya citra diri kita, tapi juga orang lain yang “kasus”nya kita sebarkan. Lebih jauh lagi, aktivitas yang kita lakukan di media social itu selalu tercatat oleh malaikat berupa kebaikan atau keburukan. Semoga saja akun-aku media social yang kita miliki bisa bermanfaat untuk orang lain dan jadi sumber kebaikan.

Proof of existence
Ada yang bilang kalau eksistensi dan keaktifkan di social media berbanding lurus dengan butuhnya perhatian. Kalau gue bilang sih ada benar dan enggak nya. Benar karena emang sometimes people posted something buat attract attention. Enggaknya, ya karena emang cuman pengen berbagi aja. Atau bisa jadi sambil menyelam minum air. Berbagi informasi dan nyari perhatian :p Satu hal lagi, aktivitas di social media setidaknya gue anggap sebagai ajang silaturrahim. I let people know kalau gue dalam keadaan baik-baik saja. Lagi pula bisa memudahkan orang-orang yang butuh bantuan dari kita.

Nah, 5 hal ini menurut gue yang menjadi dasar (at least bagi gue) untuk memiliki akun di social media 🙂 Gimana meurut kalian readers?
Anyway, semoga tulisan ini bermanfaat! Catch ya readers ^_^

Picture: http://garethcase.com/casefiles/2013/04/Social-Media-Strategy-for-Business.jpg

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s