ForgetFour Things

Counting down the day for New Year! Ah, lupa gue, sebenarnya ga ada yang istimewa dalam perayaan tahun baru, cuman gitu-gitu aja. Yang paling bikin senang adalah kantor ini (kemungkinan) akan libur di hari itu. It means bisa stay seharian di rumah atau bisa jalan ke kota lain (if I have a friend to be with). Lately emang berasa kalau malas jalan-jalan sendirian. Korea terasa lebih membosankan sekarang ini. *Bogem mentah karena dulu merencanakan jalan-jalan tiap satu bulan sekali* Tapi sekarang mencoba untuk insaf dan kembali mengingat-ngingat mimpi besar apa terlupa. Indeed, kesibukan, masalah, dan tekanan that we face everyday bikin hati dan pikiran kita beku hingga mimpi, cita-cita, dan keyakinan kita terhadap mimpi itu sendiri semakin tergerus seiring berjalannya waktu. *Efek baca tulisan Ninuk nih* Here they are hal-hal yang terlupakan dan belum tercapai di tahun ini.

1. Share dan motivate others
Gue jadi lebih kaku sekarang dan anti social serta orang yang ga suka main “kotor-kotoran”. Kayaknya emang belum bisa mencair dengan baik. Berhubung malu mengungkapkan apa itu kotor-kotoran, so just let it be. Hal ini akan coba diperbaiki. Proyek gagal di bagian ini adalah mengirimkan post cards ke beberapa orang di Indonesia. Saking sibuknya dengan kantor jadi teledor. Dulu ketika kantor lama masih di area Jangdae-dong, kantor pos dari kosan cukup ditempuh dalam waktu 10 menit. Sekarang posisi kantor post entah harus ditempuh berapa lama. Letaknya cukup jauh.

2. Develop my own community project
Sebenarnya hal ini tidak harus membuat project sendiri tapi bisa kerjasama dengan pihak lain. The power of cooperation. Gue terlalu sering kerja sendiri dan tidak melibatkan banyak pihak. Terbukti dengan mimpi-mimpi yang kandas di tengah jalan: Pen Pals. Gue sudah punya kenalan di facebook yang aktif di orphanage. Awal bulan Desember lalu, she asked me about the orphanage in Indonesia kayak berapa jumlahnya, umurnya berapa. Terlebih sudah direncanakan kalau Pen Pals ini kerjasama dengan #dropyourbooks yang digarap oleh teman-teman di Banjarmasin. Namun belum ada follow up lagi kapan surat dari anak-anak panti disini akan dikirimkan. Kayaknya masih bisa ngejar ini proyek.

3. Wrong mind: Start from the small thing first.
Gue adalah orang yang selalu dan terlalu bersemangat jika merencanakan cita-cita tapi nol besar dalam usaha. Mau contoh? Bisnis. Kebanyakan rencana malah belum jalan. Pen Pals? Terlalu sering berpikir “big impact”, “huge effect” you name it. Akhirnya ga ada yang jalan. Pola konseptor harus dikontrol oleh orang-orang teknis. Karena kebiasaan main “bersih” itulah yang jadi penghambat kemajuan diri sendiri. Sudah berulang kali kan: kasih contoh dulu baru ngomong. Boleh banget emang untuk bermimpi besar, malah wajib hukumnya, tapi kalau tidak diikuti dengan usaha yang juga besar, maka berantakan lah semua yang telah disusun.

4. Konsisten
I have drawn my goals of life. Gue sudah pernah menuliskan mau jadi apa  5, 10, 15 tahun ke depan, dan mau mati sebagai apa. Tapi gye kurang konsisten dalam menjalaninya. Kadang kita perlu merubah beberapa bagian dalam mimpi kita karena jalanNya dan kehendakNya tidak sejalan dengan harapan. Namun, jika kita tetap teguh, yakin lah DIA bakal ngasih kok. Cuman emang kita perlu konsistensi dan usaha yang lebih keras lagi. Seperti kata Einstein (semoga ga salah), 1% adalah kecerdasan, 99% adalah usaha.

Nah, semoga my forgetfour things ini bisa dibenahi di tahun depan. Ntar dishare apa aja yang sudah achieved di tahun ini. Keep doing, fighting, and praying harder, harder, and harder!

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s