Teman dan Impian

Sudah banyak cerita tentang pertemanan yang dikupas di berbagai buku, majalah, film, bahkan komik. Pertemanan memang menarik. Sebuah kata penuh makna yang bisa menjelaskan hubungan antar insan manusia. Pertemanan menjadi istimewa dikala perasaan manusia yang terlibat selalu dekat, saling berbagi, saling mengingatkan, saling menasihati, dan lain sebagainya. Tidak hanya yang baik-baik, kadang riak-riak kekesalan juga bisa terlibat di dalamnya. Namun hakikat teman sejati bukankah memang seperti itu. Tidak hanya berada saat senang, tapi saat sedih pula. Jika memang tidak saling setuju maka diungkapkan pada yang lain. Pertemanan bukan hanya sekadar selalu setuju atas apa yang dilakukan yang lain.

friend

Tulisan kali ini gw buat karena terinspirasi dari banyak teman yang tidak bisa disebutkan jumlahnya (lebay :p). Kadang teman-teman sekosan membuat joke terkait definisi pertemanan yang saya miliki. Teman, teman dekat, dan hanya kenalan. Emang gw agak aneh dalam membuat definisi pertemanan. Tidak semua orang masuk kategori teman dalam kamus gw. #ckckck.

Well, judul tulisan gw kan “Teman dan Impian”, emang gw mau bahas bagaimana peranan teman-teman lo dalam keberhasilan impian lo. Gw punya beberapa teman dekat yang biasa gw gangguin hampir tiap hari untuk mendengarkan rengekan-rengekan terkait impian gw. Tengok lah saat mau mudik ke Indonesia dalam waktu dekat ini. Seabrek to-do-list sudah dibuat. Kegiatan apa aja yang harus dilakukan selama berada di Banjarmasin. Selain kegiatan pribadi dan keluarga, gw pengen bisa melakukan sharing session tentang pengalaman selama hidup di korea and how to get scholarships. Ga perlu sampe bikin seminar yang dihadiri ratusan orang, cukup 20-30 dari komunitas yang ada di Banjarmasin. Nah, temanteman gw disana lah yang gw “rengeki” untuk membantu agar apa yang gw impikan bisa tercapai. Sebut saja nyari lokasi, peserta, dan hal teknis lainnya. Ribet tuh, gw yakin. Apa yang mereka dapat? Ucapan terima kasih tentunya, kuteks dari korea, dan mungkin sedikit traktiran di coffee shop (ini mungkin sesuai budget 😛 khawatir mereka baca, ckckck). Tapi gw yakin, karena pertemanan lah kenapa mereka mau membantu gw yang ngeyel ini. Disadari atau tidak, orang-orang disekitar lo lah yang membuat lo kuat untuk tetap bertahan dengan apa yang lo cita-citakan. Trust me dah! 😀

So, gw ucapin terima kasih kepada teman-teman dimana pun berada karena telah membantu gw. My is empty without you, friends! ^_^ Mari terus saling menguatkan dan mengingatkan dalam meraih impian kita masing-masing. Gomawoooooo 🙂



mimpi

Gambar diambil dari:

 

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s