Menghargai Hidup

Akhir-akhir ini gw menjadi sangat autis dengan diri gw. Bayangkan aja, dikasih libur 5 hari karen Chuseok (29 Sept – 1 Oct) tapi gw ga melakukan apa-apa, gw cuman mendangkal di rumah nonton drama dan other movies. Gila, kumat gw. Hal lain yang mendukung gw adalah “kemiskinan”. Yup, gw mahasiswa miskin dengan terbatasnya beasiswa bulanan gw disini. Tapi mak lagak gw selangit, jadilah tiap bulan ada aja sesuatu yang gw beli entah baju, makanan, dan other things yang sebenarnya bisa gw tahan. Udah banyak orang yang ngasih gw motivasi buat raising fund, tapi entah kok belum jalan-jalan aja nih rencana gw.

Dan puncaknya adalah semalam/ tadi malam/ malam lalu/ last night. Gw ingat keluarga gw di Indonesia dan gw hampir berakhir tidak bisa tidur. I remember them and asked how did they spend their time, their life without me? Apakah mereka bahagia? Apakah nyokap gw bisa tersenyum? Makan apa mereka? And finally, myself asked me how did my father spend his life without me? It has been more than one year gw ga ketemu bokap. Mungkin gw kategori anak kurang berbakti pada orang tua but believe me kalo gw sayang mereka dan try my best buat kebahagiaan mereka. Tiba-tiba aja malam tadi gw kembali teringat: gw hidup untuk apa? Dan itu benar-benar mengusik gw.

Ah, Tuhan, Allah, maafkan hambaMu ini. Gw yang berasa tiap hari berasa keimanan gw makin menurun dan hal ini terus berlangsung. Mau jadi apa gw tanpa bimbingan Tuhan semesta alam? Mau jadi apa gw tanpa His guidance? Padahal gw yakin, Allah ga akan kekurangan 1 hal pun tanpa penghambaan gw. Allah ga akan rugi sedikit pun tanpa keimanan gw. Tapi sebaliknya gw lah yang rugi besar, gw yang kalah telak. Dan bagaimana mungkin gw bisa menjadi besar dengan keadaan gw saat ini? I shoud appreciate myself, my life, my time. Karena waktu adalah kehidupan, dan kehidupan adalah waktu itu sendiri.

 

 

 

Advertisements

6 thoughts on “Menghargai Hidup

    1. thomhertsiadari says:

      Aku mulai mencari solusi dan menjalankannya begemetan.. Mudah2an bisa istiqomah.. Yuk ah produktif kita! 😀

  1. hai mas thom, aku salah satu penggembar blogmu 😀 *jangan geer.
    semoga dengan membaca tulisanmu ini aku lebih bisa menghargai waktu dan menghargai kebersamaan bersama keluargaku.
    (sori curhat, anaknya lg galau penempatan) hahaha
    tetap semangat menulis mas 🙂

    1. thomhertsiadari says:

      Halo Olviovitha,
      Wah, terima kasih sudah mampir blog saya ya. Alhamdulillah kalau tulisan disini bisa memberikan manfaat. Mari sama-sama semangat untuk hidup lebih baik lagi untuk diri sendiri dan orang2 yang kita cintai ^^

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s