Cutting The Budget
Nampaknya inilah hasil dari keputusan (sementara) gw hari ini: cutting the budget. Dengan pendapat beasiswa gw yang secukupnya
dan hobby jalan-jalan serta belanja gw yang ga bisa menurun (ommo, nampaknya kumat lagi), dua bulan ini uang beasiswa gw habis ludes bahkan gw ngorek-ngorek saving gw untuk beli sepeda. Tapi, honestly I do need the bicycle. Kehidupan lab-rumah gw adalah hal mutlak untuk pulang malam dan bus kota terakhir itu jam 10.48Pm which means itu terlalu cepat buat gw (kebayang jam pulang gw kan)
Back to cutting the budget, gw 3 hari lalu ke Busan karena ada acara disana. Ini emang ga memakan banyak biaya karena gw nebeng mobil teman dan penginapan serta makan dibiayai oleh sponsor. Cuman tetap aja terjadi pengeluaran. Habis dari Busan gw mampir di Daegu yang artinya gw shopping. Gw merasa butuh sepatu semi formal, kemeja dan T-shirt baru untuk mendukung penampilan gw. Noted: gw benar-benar perlu karena kemeja gw cuman 2 dan polo shirt gw yang layak pakai cuman 1. So akhirnya gw belanja lah di Daegu. Kalo ditotal kemarin itu gw sudah menghabiskan sekitar 80.000 won. Lumayan lah ya bikin bankrut.
Semangat gw untuk saving itu masih ada. Gw sudah memisahkan uang saving gw bulan ini. Jadi prinsip gw: uang yang tersisa akan gw gunakan sampe gw dapat gaji bulan berikutnya tanggal June 17th nanti. ^^ Usut punya usut, gw ada trip gratis ke Yeosu Expo akhir minggu ini. Dan demi apa tour disana cuman ada slot 3 jam. Teman gw yang dari Jepang sudah kesana 2 minggu lalu, dia bahkan 2 hari di Yeosu itu tidak cukup untuk mengelilingi semua tour booths disana. Dan gw hanya 3 jam?? Damn so true, gw bingung. Mulai lah gw menyusun itinerary gw sendiri: berpisah dari rombongan (spend more day in Yeosu) or return to Gumi (trip to another city). Cuman kenyataannya bicara lain, duit gw sisa dikit dan gw belum beli susu protein, perfumes, and oatmeal. Apakah yang akan gw putuskan nanti? Biarkan gw bingung sendiri
See you readers!
Satu: Berbagi
Alhamdulillah kalo gw diberikan teman-teman yang luar biasa. Setiap orang dengan keunikan dan tujuannya. Satu yang sama dari mereka: berbagi.
Sebut saja Bang R. Mungkin sudah lebih dari 2 tahun Bang R ini membangun komunitasnya untuk tidak mengeluh akan hidup. Aku kenal dengan Bang R ini. Kecal cukup baik. Memang dia istimewa. Berbeda sifat denganku tapi kami bersahabat. Seputar mengenai komunitasnya: JMS (Jangan Mengeluh, Sahabatku). Aku ga terlalu paham dan sedikit lupa apa motivasinya saat awal membuat komunitas ini. Aku menjadi anggota awal-awal karena memang dulu 1 kosan. Sekarang JMS sudah berkembang, dia sudah “mempekerjakan” orang-orang yang juga sama-sama ingin berbuat kebaikan. Program unggulan yang kutahu adalah itahajjud. Bagaimana tahajjud bisa menjadi karakter seorang muslim. Serius. Mungkin itu kata yang tepat. Dia beli hape khusus untuk JMS ini, membuat websitenya juga. Ya, dia benar-benar serius dalam berbuat kebaikan. Aku sampai tidak habis pikir betapa besar pahala kebaikan yang mengalir setiap waktunya kepada dirinya. Semoga Allah menguatkan dan terus memberikan kerendahan hati dalam bersikap.
Beda halnya dengan Bang R, dua orang sahabatku N dan T mengambil jalan berbeda. Mereka berdua ini sering melakukan kegiatan charity. Selalu bilang, meskipun ga banyak yang penting tetap bisa berbagi. Saat ini mereka menggadang program #dropyourbooks. Konsepnya sederhana, hanya menyumbangkan buku yang tidak terpakai dan dibuang percuma. Berasal dari kota kecil Banjarmasin dan keinginan kuat: kayaknya harus ada yang bisa dilakukan untuk orang lain sehingga program ini bisa berjalan. Sangat senang mendengar program mereka ini berhasil tembus dalam lomba di Kedubes USA. Mereka pun diundang ke Jakarta untuk mempresentasikan program mereka. Ah, sungguh iri. Mereka bisa bermanfaat untuk orang lain.
Aku sungguh terpesona melihat mereka, kalian para sahabat. Sungguh, aku membayangkan bagaimana nanti ketika apa yang kalian lakukan membuahkan hasil. Menjadi besar tanpa ambisi menjadi besar. Menjadi besar dengan kerendahan hati. Menjadi besar dengan kebaikan. Keep fighting guys! Mari tebarkan kebaikan di muka bumi Allah
Green Color
Thanks to this application that can describe myself precisely. I don’t believe any magic but this app gives me a very funny results that can make me smile more than one hour. The last sentence is soooo truuuuueeee.. Yup, I am waiting for the right one out there to be my future wife.. hahaha ^^
Either photo or article is just for have fun!
Nerbitin Buku
Entah dari kapan obsesi menjadi penulis mendarah daging di diri gw. Hari ini cita-cita itu kembali menggelora. Gw paham betul kalau kemampuan gw masih cetek. Jangankan nulis buku, nulis paper yang cuman kadang isinya 4 lembar adalah suatu yang sulit buat gw. Tapi kan nulis paper sama nulis buku ini memiliki cerita yang berbeda! Gw coba menyakinkan diri gw.
Sebenarnya gw ga mau muluk-muluk. Pertama, gw bukan penulis professional yang hidupnya tergantung dari tulisan. Kalau gw survey, para penulis professional itu bisa sampai berhari-hari mendesain tulisannya, semalaman suntuk begandang untuk menjaga mood menulisnya dan keutuhan ceritanya. Gw? Gw ga bisa begitu sekarang. Gw masih berasa sebagai engineer tulen. Kedua, sebenarnya masih terkait hal pertama. Gw mesti melakukan riset gw. Kalau ga, gw akan sulit lulus dan terancam dideportasi secara tidak gratis ke negara asal. Dan gw ga mau hal itu terjadi sama gw. Ketiga, ada banyak orang yang membuat target untuk menulis setiap hari minimal 1 artikel. Gw juga udah berulang kali berjanji dengan diri gw untuk melakukan hal sama namun loe bisa liat hasilnya. NIHIL. Gw belum bisa sampai tahap itu. Liat aja daftar tulisan gw, gw ga nulis sama sekali di bulan Feb. Bukan berarti gw ga nulis sih, cuman gw ga publish tulisan itu di blog ini sehingga hal tsb mengganggu flow blog gw.
Dengan segala pertimbangan, gw masih tetap ingin menerbitkan buku atas nama gw sendiri. Gw lagi mencari-cari partner dalam menulis. Pernah terbersit menulis cerita tentang 4 sekawan yang menyukai kopi dengan latar belakang berbeda. Minimal gw yang paling berbeda karena berasal dari engineering dan yang lain dari pendidikan. Namun, apa yang kami tempuh saat ini sungguh sangat berbeda. 4 orang dengan jalan hidupnya masing-masing dan karakternya masing-masing. Gw jadi mewujudkan ceritanya.
Nah, tema yang paling realistis buat gw adalah buku mengenai ke-Korea-an. Gw lagi punya ide membahas tentang ini. Mudah-mudahan bisa rampung dalam 6 bulan ke depan. Kelamaan ga ya? Apa 3 bulan aja? Lihat aja deh realisasinya bagaimana
안냥!!
Wanita Itu
Siapa yang bisa menebak hari esok, bahkan sedetik kemudian pun tak ada yang tau apa yang akan terjadi. Aku teringat tentang cerita seorang teman, seorang sahabat yang sangat dekat. Tentang keluarganya.
Aku kembali memikirkan bagaimana perasaan seorang wanita 44 tahun ditinggalkan oleh suaminya karena wanita lain. Dia kini sendiri. Ada banyak faktor memang, aku tak bisa menyalahkan suaminya tersebut 100% karena pasti sang isteri juga mengambil peranan dalam kejadian ini. Aku memikirkan bagaimana dia hidup sehari-hari, berdua dengan anak perempuannya yang berusia 12 tahun. Wanita ini mempunyai 3 orang anak. Anak pertama tinggal bersama suaminya di kota yang berbeda. Anak kedua sedang menempuh pendidikannya di luar negeri. Mereka hanya berkomunikasi lewat telpon atau sms atau YM. Aku merasa iba, bagaimana tidak. Wanita itu tidak bekerja sehingga tak ada penghasilan. Selama hampir 8 bulan ini dia mendapatkan uang dengan menjual harta yang tersisa. Pengeluaran per bulannya cukup besar. Harus bayar cicilan rumah, listrik, sepeda motor, air, dan makan sehari-hari. Lebih daripada itu, aku iba dengan kesendiriannya. Membayangkan hari-hari yang dilewati, membayangkan malam-malamnya yang sendiri. Apakah ia selalu menangis di malam hari? Bagaimana sesungguhnya perasaannya?
Aku termenung. Bagaimana kalau wanita itu ibuku? Bagaimana perasaanku? Sedih.
Di usianya yang beranjak tua, dengan cobaan seberat ini. Aku salut dengan kesabarannya.
Dia menahan luka hati yang sungguh besar. Seperti badai siang hari.
Dia sendiri. Aku terbayang kesendiriannya. Aku merasa sakit hatinya.
Wahai Engkau wanita berhati baja, tabahkan hatimu. Aku panjatkan do’a pada Tuhan Semesta Alam agar selalu menjagamu. Aku berdo’a agar airmatamu menjadi penggugur dosamu, penguat kesabaranmu. Aku berdo’a untuk setiap jerih payahmu diganjar olehNya dengan kelipatan pahala. Bertahan demi anak-anakmu. Bertahan karena kekuatanmu. Bertahan, karena Allah selalu ada untukmu.
9 < 10
Lama juga ini ga nulis note. Oke lah, gw tulis sesuatu yang bikin perasaan bosan terhadap korea.
9 hal yang membuat Korea ga asoy pisan: #kenapa 9? karena 9 itu kurang dari 10#
1. Harga tarif listrik dan gas yang mahal. Masa iya 1 kontrakan gw itu mesti bayar 250ribu won perbulan hanya untuk gas dan 100ribu untuk listrik. Kali aja tuh 8, bisa beli iPod baru gw.
2. Harga tiket bioskop yang mahal. Gosipnya sih 8-10 ribu (CMIIW) getoh, ajeeeb kan? kalo di Indonesia 15ribu udah bisa nonton puas tuh. harga di blitz juga ga akan semahal ini. dan gw butuh SUB KR-Eng.. *njleb
3. Nyari oatmeal *let’s say quaker oat* di suatu kota kecil ini (padahal ga kecil2 amat) dan gw ga menemukannya! Udah nyari ke Lotte Mart dan masih ga ada. Gw pengen diet oyyy #frustasi
4. Mau beli majalah men’s health itu juga sulit. Udah ngubek-ngubek om gugel dan gw belum nemu solusinya. Maknyos. Kalo di bandung, tinggal beli di warung samping Griya Buah Batu doang. Mau yang versi lokal ato internasional tinggal pilih. Harganya juga bersaing kok. Ga semahal disini T_T *meraung-raung*
5. Disini ga ada becak atau ojek. Mesti naik bus ato taksi. Mahal cuy. Hadeeeuuhh.. Kayaknya gw mesti bikin usaha ojekan nih.
6. Mau beli buku/novel karangan Indonesia susah pisan. Mau Gramedia cabang Korea dong! *ngasal* eh, BBC aja dah. Butuh diskon 30%!! #ngasal
7. Gw mau makan daging harus mikir. Mikir dan bisa dimakan itu syukur banget. Lha mau dipake mikir juga ujung-ujungnya ga beli *haram boooook*
8. Ahjussi tukang bus suka ngomel dan memberikan tatapan mencurigakan. Kalo ga pake kartu bus kan mesti bayar pake uang cash. Nah, untuk “membuang” recehan yang menumpuk, bayar tarif bus adalah hal yang efektif. Cuman ditatap gitu tuh ga enak. Kesannya “uang loe kurang tuh”.
9. Ahjumma yang suka pegang. Buset gw lagi nunggu bus, ahjumma ngajak ngomong dan megang2 jaket gw. Gw ngerti maksud dia “dingin kan? jaketnya tipis” terus paha gw dipencet2 sama dia. Ini ahjuma melakukan sexual harassment dah! Dah gitu ngajak ngomong bahasa korea, udah jelas dari muka gw kalo gw bingung. Nah ini ahjumma masih aja nyerocos kayak kereta api ngajakin ngobrol. Maaf, ahjumma saya ga ngerti. Jangan ajak ngomong saya.
Nah, begitu lah esmosi gw di sore ini. Udah ngubek-ngubek om gugel beberapa jam demi mencari majalah & oatmeal di korea namun gagal. Tetap semangat diet! aza aza hwaiting!! *ganyambung%%^^^@&*@^$%
2012 Korean Government Scholarship Program
Dear Fellas,
2012 KGSP has opened! Anyone who wants to pursue Master/Doctor Degree can participate in this program. I have downloaded the guideline but unfortunately I can’t copy all the things here. For Indonesia: Embassy Quotas: 2 & Designated Univ Quotas: 4. You can choose 51 universities to be attended.
Selection Procedure:
- 1st Selection: Each 1st selection institution will draft a selections standard based on the criteria provisioned by NIIED, and recommend the best applicants according to its respective standards.
- 2nd Selection: The NIIED Selection Committee will select the most successful candidates from the pool of applicants recommended by the 1st selection institutions.
- 3rd Selection: Only the candidates who were recommended by a Korean embassy and passed the 2nd selection successfully will be evaluated for admission by the 3 universities to which they applied; each candidate has to gain admission from at least one university.
* Applicants who were recommended by a designated university will automatically be granted admission to said university that recommended them, upon the condition they are selected as a successful candidate in the 2nd Selection. Subsequently, once they pass the mandatory medical examination, they will join the ranks of the final successful candidates.
10 Reasons To Love You
First, your heart, like a tree that give me rest
Second, your smile, like the sunshine glow brightly upon me
Third, your hand, who keeps me in your arms every time it’s get difficult, I love you
Fourth, your warmth, make my heart warm
Fifth, your tears, I’ve to work harder
Sixth, your prayers, strengthen my drooping shoulder, I love you
Seventh, your expressions, make the sulky me laugh
Eighth, your voice, because you’re giving me strength
Ninth, your steps, everyday come to find the pitiful me.
Tenth is the gift that is you
Do IT
Bisa jadi aku menulis ini dengan sangat emosional. Entahlah, hari-hariku kini dipenuhi perasaan galau dan gelisah. Benar saja, bagaimana tidak. Siang malam terpikir riset, terpikir bagaimana besok memulai hari. Apa yang harus dilakukan lebih dulu. Apa solusi dari error yang didapat dari ini. Iya, itulah hari-hariku saat ini.
Memikirkan bagaimana waktu dari jam 10 pagi sampai 10 malam di lab bisa efektif untuk mengerjakan target yang ada. Selalu deg-degan kalau ketemu professor yang ruangannya tepat di samping ruang lab. Suara buka tutup pintu ruangan professor menjadi bunyi kegalauan jiwa tersendiri.
Ya. Inilah keadaanku sekarang.

Berpikir mencari solusi dari sekian banyak problem yang ada.
Kawan, aku masih semangat. Iya, walaupun kadang tak nampak dari wajahku bahwa aku semangat. Tapi serius, aku masih semangat. Hanya semangat inilah yang menjadi alasanku untuk bertahan disini. aku yang berusaha, melakukan “perjudian” nasib menjadi lebih baik di kemudian hari dengan proses ini. Mungkin kasar dan tidak tepat, aku sedang berjudi dengan nasib. Mungkin.
Oportunis realistis. Aku memang ingin seperti ini, tapi apa sebenarnya yang aku ingin? Aku ingin kehidupan yang lebih baik. That’s it. Inilah caraku. Bagaimana caraku nanti memperbaiki keluargaku, menyenangkan orang tuaku, atau bahkan memperbaiki bangsa ini. Ini adalah langkah persiapanku. Aku berjuang karena memang ada tujuan baik untuk diriku maupun untuk orang lain.
Aku, tak perlu malu bertanya sana-sini. Aku masuk forum mana saja. Aku hubungin siapa saja. Bertanya, mengajak diskusi, dan lain sebagainya. Semua untuk mencari jawaban atas error yang kualami. Perasaan bingung ketika menulis email kepada seseorang yang tak kukenal dan menanti dengan was-was balasan emailnya jikalau ada secercah harapan untuk perbaikan dan kemajuan riset.
Itu adalah nuansa hati sehari-sehari.
Aku selalu berdo’a pada Sang Pemilik Ilmu, kuatkan aku. Kuatkan aku. Mudahkan dan lancarkan jalanku. Semua terjadi hanya karena pertolonganMu.
Aku tak ingin menodai pikiran kecilku dengan menduakanMu. Aku tak mau mendzalimi diriku sendiri karena lalai waktuku. Aku mencoba dan selalu berusaha agar tiap waktu yang kulalui adalah usaha untuk mendekatkan diri padaMu. Jangan jadikan ilmu dan usaha ini menjadi penyebab menjauhiMu.
–in the middle of doing research @_@ –
Nikmatnya….
2 hari lalu adalah hari yang cukup berkesan. Gw ketemu orang-orang Indonesia!! Yaiy.. Biasa aja mungkin bagi orang-orang.. Hahaha.. Tapi ini luar biasa, Alhamdulillah ketemu para ikhwah yang lagi kuliah atau kerja di Korea.
2 hari lalu adalah hari yang menyenangkan. Hari pertama gw melihat salju di Korea. Rasanya? senang dan biasa aja. Walaupun sempat kampungan juga. wkwkwkwk. Hari sabtu itu, gw janjian dengan teman yang mau balik ke Indo. Ajaib, hanya janjian jam 10 gw mau berangkat ke Daegu. Tapi gw ditemukan olehnya dan 2 orang teman lainnya. Ajaib. Gw belajar arti kata jodoh hari itu. Selama di Daegu gw bersilaturrahim ke rumah orang Malaysia, mushalla di Yeungnam Univ, dan kosan temen gw di KNU. Luar biasa. Mereka ramah-ramah dan baik hati sekali.
Test Tulis 1
Duis, cursus facilisis adipiscing est sed turpis? Velit sit tortor! Mattis parturient? Aenean placerat ut nec, integer nec sit montes mus, massa elementum rhoncus aliquet, natoque, purus ridiculus magna vut turpis nisi aliquet turpis diam sed velit, cum massa tincidunt velit dapibus proin nisi cum proin scelerisque ultrices arcu etiam cursus penatibus ultricies velit porttitor, risus turpis porttitor turpis nec magna turpis in. Natoque turpis lundium! Enim augue pulvinar mauris ridiculus amet. Augue lorem, et platea etiam penatibus? Adipiscing tincidunt ultrices massa placerat vut, ac nunc et phasellus? Sociis magna, a mid a lectus phasellus adipiscing, ut turpis magnis risus scelerisque porttitor, integer sed, magna etiam, egestas. Rhoncus. Eu porta? Pulvinar ac! Porta elit risus amet hac rhoncus. Habitasse dis, etiam hac? Lectus odio urna est lectus nec enim habitasse mus turpis? Pellentesque habitasse lectus etiam, aliquam rhoncus est vel a dignissim turpis augue? Enim hac, porttitor, augue habitasse scelerisque.
Et sit ut, ut nisi. Ac nunc eros augue magna amet diam porta integer! Ut scelerisque! Et. Massa pid ut porta ut ac cursus auctor ultrices! Lundium nunc in, mauris velit in placerat? Ut a dis mattis nec a duis dis ultricies adipiscing augue! Vel hac amet? Ut? Lacus adipiscing! Quis. Vut. Natoque? Dapibus pulvinar amet non et tortor? Aliquet massa phasellus massa nascetur? Tortor, lundium montes mus velit tincidunt tristique ut pulvinar, egestas. Non. Augue aliquam pellentesque. Pid porttitor tortor aenean urna sagittis turpis integer placerat, nisi placerat ut dis porttitor duis dignissim pellentesque nunc tortor, dapibus purus facilisis a, magna tortor ut habitasse? Purus aenean scelerisque enim. Sociis rhoncus aenean, elit, elementum ac, auctor magnis platea risus mauris. Dapibus et dictumst mid urna? Ultrices risus pulvinar odio a rhoncus nec lacus amet. Rhoncus, vut ac, augue et pellentesque augue lectus ac ut, hac a purus elementum ultricies.
Ciyyee.. Update lagi!!
Terlalu banyak hal yang ingin aku ceritakan padamu saat ini.
Kapan terakhir kali aku menulis dan menerbitkannya di blog? Sudah lama sekali bukan?
Aku perlu mood yang cukup baik untuk menuliskan sesuatu dan mungkin sekarang lah saatnya melakukan itu. Kuceritakan sedikit perubahan yang fundamental yang terjadi padaku sejak terakhir kali aku menuliskan sesuatu untukmu, my dear blog. Here they are.
Secara fundamental aku sekarang sudah bukan mahasiswa lagi. YAIY!!! Haha. Pantaskan untuk dibanggakan? Uhmm,.. tergantung cara menyikapinya. At least aku udah menyenangkan orang tua dengan title yang aku raih. Is it important? Yes, It is! Kebahagiaan orang tua adalah hal mutlak buatku selama sejalan dengan syariat agama Islam. Ya walaupun tidak begitu sesuai dengan yang kuharapkan, namun aku masih bersyukur bisa dapat IPK di atas rata-rata (hasil definisiku sendiri. Hehehe). Puncak perayaan perjalanan studi S1-ku adalah 26 Maret 2011. Lumayan menghibur.
Cerita lain dari hidupku adalah keadaanku yang sekarang menjadi karyawan The Nielsen Company. Damn! If I may say: This is totally not my dreams being an employee. Tapi nasib berkata lain, aku memilih bekerja setelah bervakum ria dan merasakan “terombang-ambing di samudera angan-angan” and I chose The Nielsen Company as my path today.
Ketidaksengajaan dan sedikit iseng mungkin. Maybe selama 2 bulan setelah sidang aku bertahan dalam “mimpi”-ku dan awal april memutuskan untuk pertama kalinya mencari pekerjaan. Aku coba ikut job fair dan ternyata nyari kerja itu susah kawan. Tidak semudah yang kubayangkan. Bolehkah aku sedikit berpamer ria? Aku tidak mendaftar Telkom dan Telkomsel yang notabenenya adalah perusahaan idaman para itt’ers. Saat job fair memang aku pernah mendaftar beberapa perusahaan multinasional seperti Bank Mandiri, Oil and Gas Company, dll. Yah, tentunya dengan niat yang setengah-setengah, aku masih ingin sekolah.
This is my first time in Jakarta. Thanks God I have Dika help me. ^^
Well, lot of things to write but I gotta go home right now. Hope I can write something tomorrow.
Bubye my dearest Blog.
-PMO Room 10.19PM-
2608
Actually my mood was very good along day till I faced this problem. I am not trying to say that I hate a conflict. But, I thought this is too execrable. How this could be happened! This is about our event. Not only me. You, a guy, really don’t care with ours. You act like you have no responsibility in this case. Oh my god, I don’t know the right words to express my feeling right now for you. Do you ever feel and think you’re crazy in want to hit someone? Yup, that’s my feeling.
Enough! This should be enough. This is very useless. It is better if I do another activity beside I slander on you. (more…)
Tadarusan dan Bedah Buku
Bismillaahirrahmaanirrahiim
Subhanallah Alhamdulillah Wa laa illaha illallah Allahu Akbar. Puji syukur kepada Allah yang telah memberikan nikmat luar biasa, yang tak akan bisa terhitung jumlahnya.
“Maka nikmat Tuhan kamu yang manakah yang kamu dustakan?” Q.S Ar-Rahman:13
Tiada satu hal pun yang dapat terjadi tanpa izin Allah SWT. Salawat serta salam selalu tercurahkan untuk junjungan kita, teladan kita, sang pejuang dengan kharisma yang luar biasa, akhlak yang mulia Bagida Rasulullah Muhammad SAW beserta para keluarg, sahabat, dan pengikutnya sampai akhir zaman.
“Maka nikmat Tuhan kamu yang manakah yang kamu dustakan?” Q.S Ar-Rahman:13
Tak dapat berkata apa-apa selain puji syukur kepada Allah, Allah begitu banyak memberikan nikmat di setiap saat dan dimana saja kita berada. Tak peduli dengan dosa dan pengkhianatan yang terus kita lakukan, Allah Maha Pengampun, Maha Pengasih, lagi Maha Penyayang, nikmat dan karunia-Nya selalu diberikan kepada hamba-hamba-Nya di muka bumi ini. (more…)
Indie!
Menjadi manusia adalah keadaan kita saat ini, sebuah keadaan terbaik yang diberikan oleh Allah. Bisa menjadi manusia, karena manusia adalah pemimpin di muka bumi ini.
Berawal dari sana, maka aku beranikan diri untuk membuat sebuah tulisan singkat. Beberapa bagian mengutip dari sumber tertentu. Insya Allah sumbernya saya sebutkan semua. Semoga limpahan cahaya, amal, dan pahala terus mengalir kepadanya. Amin
Well, kawan-kawan, hal akan saya angkat adalah Sumber Daya Manusia. Bukan karena saya mantan Menteri Pendidikan dan Kaderisasi BEM KBM 2009 (narsis, astaghfirullah..), tapi karena ide ini memenuhi pikiran saya. Menyumbat sudut-sudut otak saya. Menimbulkan kenangan-kenangan akan berbagai peristiwa (lebay.com).
Ada dua kata kunci tentang SDM ini. Pertama, dan ini yang terpenting, adalah persoalan pembentukan kepribadian manusia, sehingga ia tak menyalah-gunakan apapun yang berada ditangannya. Kedua, peningkatan kemampuan, kompetensi dan kapabilitas manusia sesuai bakat, minat dan spesialisasinya. (more…)
Pisang Ijo Series: Tangkuban Perahu (part-1)
Bismillaahirrahmaanirrahiim..
Tuuttt…tttuuttt…tttuuuuttt.. handphone-ku berbunyi, pertanda ada sebuah pesan singkat yang masuk. Tertawa membacanya, Mas Kupat kok mulai menandakan keanehan. “Hm, gak suka ni ma orang kaya gini.?! Ya jadilah say… ^_^. Wkakakakakakak. Jam 7 kumaha? Ato mau lebih pagi? Tafadhdhal bro”. Itulah jawaban atas pesang singkat pertamaku yang menanyakan kepastian rencana esok ke Tangkuban Perahu. Akhirnya pesannya kubalas, aku mau habis subuh berangkatnya. Deal. Waktu dan tempat telah diputuskan, aku menjemput kupat di kosannya setelah shalat subuh.
Malam minggu ini menjadi malam yang cukup spesial menurutku, karena aku harus bertemu calon keluarga baruku. Yup, my new usrah!Dalam bahasa Arab usrah berarti keluarga. Semua kegiatan malam minggu ini telah kususun dengan rapih, kapan harus berangkat dari rumah agar tidak terlambat hadir dalam pertemuan pertama nanti. Tepat jam 19.54 aku tiba di tempat tujuan. Lebih cepat 6 menit dari pada waktu yang seharusnya. Tapi memang seperti itulah harapanku. No late! Kesan pertama itu sangat berarti. (more…)
“Jebakan Megalomania”
“Kamu hebat. Tapi tidak boleh merasa hebat. Kamu besar. Tapi tidak boleh merasa besar. Kamu berkuasa. Tapi tidak boleh merasa berkuasa.”
Secara harfiah megalomania sendiri berasal dari bahasa yunani yang terdiri dari dua suku kata yaitu Megalo yang berarti sangat besar, termasyur, atau berlebih-lebihan, dan Mania yang berarti bentuk obsesi yang berlebihan terhadap sesuatu, dimana ketika digabungkan maka akan diartikan sebagai bentuk obsesi berlebihan yang mendorong seseorang pada kebutuhan akan keasyikan tertentu terhadap sesuatu yang bersifat irasional, bentuk irasional tersebut terkadang adalah perasaan kemuliaan dan kebesaran yang berlebih-lebihan atas diri sendiri. Megalomania merupakan bentuk manifestasi keadaan patologis dimana seseorang memiliki suatu bentuk fantasi terhadap kekuatan, kekayaan dan “kemaha-besaran” didalam dirinya, hal ini terkadang disebabkan oleh obsesi mereka akan kebesaran dan kemuliaan, baik itu secara pemikiran atau perbuatan, yang tidak tercapai.
Para penderita paham kebesaran akan tetap mempertahankan keyakinan tersebut walau telah terbukti bertolak belakang dengan kenyataan sekalipun, dengan tujuan memenuhi hasrat obsesi mereka dalam bentuk fantasi, namun sangat berlebihan. Pada taraf kritis megalomania dapat membahayakan penderitanya dikarenakan keyakinan dirinya untuk mampu melakukan sesuatu yang tidak dapat dilakukan oleh manusia normal, seperti mampu terbang dari gedung bertingkat atau bahkan dapat menghentikan kereta api yang sedang melaju kencang hanya dengan menggunakan satu tangan saja.
Terlalu tipis perbedaanya. Tapi bukan tidak mungkin untuk ditemukan selama kita jujur: nilakah amarah dan ambisi ini, atau embun. Hanya, ini juga bisa jadi awal dari riwayat megalomania yang panjang. (more…)
“Kompetesi Para BLOGGER”
Tiga menit lagi tepat pukul 8 pagi. Itu yang kudapati ketika melirik jam di laptopku. Wuuuuuaaaaaaaaaahhhhhhhh!!!!! Sudah lebih dari 2 jam ternyata diriku browsing di dunia maya. Awalnya iseng saja pas sambil baca Al-ma’tsurat cekbrowser di lappy yang memang sejak semalam tidak aku close beserta laptop yang masih hidup. Kebiasaan buruk memang, ni laptop jarang kumatikan kecuali waktu-waktu tertentu, makanya jangan heran bagi yang meminjam atau memakai laptopku akan sangat terasa ‘low performance’ baget deh. L Pyuuuhhh… sekarang malah sudah pukul 8.02 waktu laptop, dan ternyata menuliskan satu paragraf singkat saja aku perlu waktu 5 menit. Kebayang kalau mau nulis buku. Ampe jenggotan kali ya.. (hihi,,padahal sekarang dah berjenggot
).
Ada yang bisa tebak apa yang aku lakukan selama 2 jam-an lebih?? Yup, sudah sangat jelas ‘ngenet’ (secara di awal dah aku ceritain). Tapi ada yang tau tema ngenetnya apa?? BLOGGING saudara-saudara!! BLOGGING!!!! Kebayang ga??? Hahaha. Ini termasuk salah satu obsesi saat ini: TERKENAL. Obsesi ga ya sebanarnya? Aku tertarik sih. Ditambah lagi “Kompetisi BLOGGER se-Uye2 kos”. Beuuuhhh… gimana ga panas ni awak! Kami saling bersaing untuk mendapatnya blog stats paling tinggi setiap minggunya. Entah kenapa alasannya waktu itu. Yang kuingat hanyalah ketika kami pada hari Selasa, 20 April 2010, sama-sama pergi ke masjid dekat kosan untuk shalat Ashar berjam’ah, ngobrol ngalor ngidul, eh malah ada kesepakatan kompetisi ini. Merasa aneh?? Emang. Ge-Je tenan ini pada. Aku sih berharap ini ga jadi pepesan kosong belaka, yang akan menguap seiring lajunya informasi global. Hal yang akan berlalu begitu saja tanpa follow-up yang jelas. Kayak waktu kemarin nih, “Speak English every day, if You wanna speak Indonesian, Please go out side of this house”. Haha.. (ntar aku cerita-in deh ya..)
Nah, karena alasan di atas lah aku coba mencari-cari beberapa info terkait peningkatan rating blog kita and how’s the way. Beberapa keywords yang kudapatkan: Google Page Rank, Alexa, SEO. Rata-rata ngebahas tiga kata itu doank yang kudapat. Tapi tak ada satu pun yang ku mengerti maksudnya apa. Bayangin aja, sudah lebih dari 2 jam, dan apa yang kudapat?? 5% kali ya.. ga nol besar kok..
So, aku mesti belajar lebih banyak lagi nih. Dan memikirkan bagaimana caranya biar seimbang antara primer dan sekunder. Padahal yang namanya primer ya pasti didahulukan. Lha ini, bahan TA belum beres, malah tambah mumet, tugas dan note uts PSD belum dibuat, PR Antena belum kebayang gimana, eh ni malah ngenet dan blogging mulu.. oalah..lah nak.. nak.. mau jadi apa kau ini!!
Now, pukul 8.22!!
NB: sorry, lagi malas ngebenerin dan make EYD. So, terima aja lah ya
Nulis itu?? Ya Nulis..
Bismillaahirrahmaanirrahiim
Woow!! Siang ini terasa cukup berbeda. Panas. Gerah. Dan kondisi lapar.
Tapi tak apalah, hasrat menulis ini begitu bergelora, entah mengapa (sing: mengapa.. mengapa hatiku.. berdebar-debar). Well, dengan mood yang cukup baik, walaupun pikiran sedang tidak fokus, bagaimana tidak, ada tugas PSD 5 soal, remidi PSD hari Kamis, Propsal TA ( hiks), kegiatan BEM beserta embel-embel permasalahannya, de el el. Mumet iki pikiranku. Aku akan berusaha dengan kekuatan bulan menulis ini semua (emang sailormoon :p ). Eiiiiittttss… to the point aje nape bang!!
Begini teman-teman, dari paragraf pertama saja sudah terbayang kan kalau aku sangat suka menulis?? Menulis apapun itu. Nulis cerpen ( ga kelar-kelar tapinya), nulis puisi (romantis cuuyyy), nulis pantun, nulis di dinding (pake upil ga ya?? iihhh jorok!!), nulis dibuku catetan kuliah (gayamu nak, tapi kok pas ujiannya open book kok kebingungan??), sampai nulis contekan (ini zaman SMK dulu, sorry brader!). Karena sudah tergambar jelas (mana,mana,mana????) makanya aku ga usah ngelanjutin tulisan ini lagi yah… hiihiihi.. bubye..
*Siang hari Selasa yang GEJE abiz, pukul 12.47*
Just Wanna Write
Bismillahirrahmaanirrahiim.. Dengan mengucap nama Allah Yang Maha Pengasih lagi Maha Penyanyang. Shalawat serta salam selalu tercurah untuk junjungan kita Nabi Muhammad SAW. Well, just wanna write something; my feelings in this week. very complex. Bercampu-campur perasaan dalam minggu ini. entahlah. Aku yang mungkin memang tipe melankolis, merasa cukup lelah dengan keadaan saat ini. lelah? Are yuo sure? cuman segini kemampuanmu thom?? huuuffftttt,..
*sambil diiringi lagu bernafas tanpamu-lyla-, merasa sendirian*
Mencoba untuk jujur pada diri sendiri dan mengukur sampai mana batas maksimal pertahanaan diri. Cukup lama bertahan. iya kah? tidak juga. mungkin. susah dijelaskan. Tidak bertujuan untuk mengeluh, tidak. tidak sama sekali. karena saat menulis note ini aku sangat dalam keadaan tenang dan cukup good mood. semua keganjilan itu pun coba untuk kulepaskan. (more…)
Tausiyah dari Al-Akh
Everytime you feel like you cannot go on
You feel so lost That your so alone
All you is see is night
And darkness all around
You feel so helpless
You can’t see which way to go
Don’t despair and never loose hope
Cause Allah is always by your side
Insha Allah.. Insha Allah.. Insha Allah…….
Insya Allah you’ll find your way
Everytime you can make one more mistake
You feel you can’t repent
And that its way too late
Your’re so confused, wrong decisions you have made…
Haunt your mind and your heart is full of shame
Don’t despair and never loose hope
Cause Allah is always by your side
Insha Allah.. Insha Allah.. Insha Allah….
Insya Allah you’ll find your way
Insha Allah.. Insha Allah.. Insha Allah….
Insya Allah you’ll find your way
Turn to Allah
He’s never far away
Put your trust in Him
Raise your hands and pray
OOO Ya Allah Guide my steps don’t let me go astray
You’re the only one that showed me the way, Showed me the way..
Showed me the way……
Insha Allah.. Insha Allah.. Insha Allah…..
Insya Allah we’ll find the way…..
from Akhina Azhary Hadi
Finally..
Assalamu’alaykum..
Alhamdulillah dah bisa online lagi.. semoga makin bisa istiqomah..
setelah lebih dari 8 bulan ditinggalkan.. semoga bisa saling berbagi dalam kebaikan..
nantikan tulisan berikutnya ya..
Dengarkan Curhatku
Hal ini terjadi malam Sabtu, 20 Juni 2009. Tepat sebelum ana mau tidur, jam 22.00 WIKos
Tertorehkan sebuah tulisan ungkapan hati dari seseorang.
Malam ini rasanya hati ini sakit sekali
Ada yang mengganjal
Belum plong, dan tidak lega..
Rasa kecewa sekali ketika mendengar ada saudar kita yang menyakiti hati saudara yang lain
Tidak tau kenapa
Rasanya perih….
Prihatin..
Berulang kali menyakinkan dan introspeksi diri
Apa ada yang salah dengan sikap, kata, dsb?
Hari berlalu, mencoba ikhlas dan memaafkan
Ternyata sulit, dari beliau tidak merespon apapun
(more…)






